Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM– Kelompok lanjut usia (Lansia) kerap menemui keterbatasan fisik, akses, hingga minimnya pelayanan dalam proses pemilihan umum (Pemilu). Untuk memenuhi hak pilih lansia pada Pemilu 2024 mendatang, perlu pendekatan khusus selama proses pemilu hingga pelaksanaan pemilu di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Terlebih mengenai aksesibilitas dan sosialisasi pemilu.

Baca Juga:  Jalur Wisata Bromo Tertutup Longsor, Polres Malang Bergerak Cepat Evakuasi dan Bersihkan Material

Hari ini Komunitas relawan Bulek’s 99 kembali turun ke masyarakat ini acara sapa warga silaturahmi dan ledengan di RW 08 Morokrembangan Kel. Morokrembangan Kec.

Baca Juga:  Polwan Polres Nganjuk Rayakan Hari Jadi ke-77 dengan Anjangsana, Wujud Hormat untuk Purna Polri

Krembangan dan sekaligus Mensosialisasikan dan mengedukasi warga terkait tata cara mencoblos terutama bagi para lansia.

Baca Juga:  Menuju Puncak Haji: PPIH Arab Saudi Cek Kesiapan Tenda dan Fasilitas Armuzna

Budi Leksono ketua bulek\’s99 mengatakan Warga lansia adalah kelompok yang spesial, jadi misal informasi kepemiluan melalui sosial media bisa dipastikan banyak lansia tidak mendapat informasinya.

Baca Juga:  Doa Bersama Anak Yatim Piatu, Pemerintah Sidoarjo Berharap Kedamaian dan Keberkahan

Selain kendala teknologi, sosialisasi secara publik juga dinilai kurang efektif, karena menurutnya lansia memiliki kecenderungan mengurangi kegiatan sosial.

Baca Juga:  Pemuda Asal Pamekasan Dibekuk Polisi Saat Gondol Motor di Sampang

Selain edukasi kita bagikan sapu yg identik dengan bu risma dan souvenir kerudung.ucapnya.

Baca Juga:  Kecelakaan di Simpang Tiga Blotongan: Pemuda Mangunsari Alami Luka Serius, Usai Tabrakan Dengan Bus

Dengan kegiatan seperti ini, Relawan Buleks 99 terus menyuarakan pasangan pilkada Risma – Gus Hans dan pasangan pilwalkot Surabaya Eri- armuji sekaligus agar tidak memilih kotak kosong dan solidaritas masyarakat Surabaya menjelang Pilkada.

Baca Juga:  Forkopimda Plus Kota Malang Kukuhkan Komitmen Bersama Lawan Premanisme dan Ormas Bermasalah

Sebagai informasi, untuk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan berkontestasi pada Pilkada Jatim 2024 ada tiga pasangan calon yakni Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim, Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak dan Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans).