Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Fuad Benardi, S.Kom., M.MT, melaksanakan kegiatan reses di Kota Surabaya sebagai bagian dari upaya mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh antusiasme ini mengangkat isu-isu utama seperti infrastruktur, pendidikan, dan pelayanan kesehatan, (25/11/25).

Baca Juga:  SMP IT Izzatul Islam Getasan Angkat Kearifan Lokal lewat P5 “Nguri-uri Budaya Jawa”

Dalam sambutannya, Fuad menegaskan bahwa pertemuan ini merupakan bentuk komitmennya untuk terus menjalin komunikasi dengan warga Surabaya.

Reses adalah momen penting untuk mendengarkan suara masyarakat secara langsung, agar kami sebagai wakil rakyat dapat memperjuangkan kebutuhan mereka dengan lebih tepat,\” ujarnya.

Baca Juga:  Bekti Tata Gapuraning Buwana! 39 Prajurit Resmi Bergabung dengan Korem 073/Makutarama

Masalah infrastruktur mendominasi diskusi dalam reses tersebut. Warga mengeluhkan kondisi jalan berlubang serta sistem saluran air yang kurang memadai di beberapa wilayah. Fuad Benardi menyatakan bahwa persoalan ini akan menjadi salah satu prioritasnya untuk ditangani.

Kami akan memeriksa enam titik kritis yang menjadi keluhan masyarakat. Selanjutnya, saya akan berkoordinasi dengan Sekretariat Dewan (Sekwan) dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk memastikan perbaikan infrastruktur masuk dalam Program Kegiatan Prioritas (Pokir) DPRD,” jelas Fuad.

Baca Juga:  Merah Putih Berkibar di Lapas Purwodadi, WBP dan Petugas Kompak Teguhkan Jiwa Nasionalisme

Selain infrastruktur, Fuad juga menyoroti persoalan pendidikan, terutama terkait program pendidikan gratis di sekolah negeri yang masih diwarnai pungutan.

Program pendidikan gratis harus benar-benar bebas biaya. Namun, banyak laporan dari orang tua siswa yang menyebutkan adanya pungutan tambahan. Ini perlu diawasi dengan ketat agar program ini berjalan sesuai harapan masyarakat,” tegas Fuad.

Baca Juga:  Balap Kelereng Dibongkar Tanpa Ricuh, Cara Humanis Polsek Ketapang Tuai Apresiasi Warga

Ia menambahkan bahwa perencanaan anggaran yang matang menjadi kunci agar pendidikan gratis dapat dilaksanakan dengan maksimal. Fuad berjanji akan terus mengawal isu ini di tingkat DPRD bersama rekan-rekan legislatif lainnya.

Fuad juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif memberikan masukan dan mencari solusi bersama. Menurutnya, keberhasilan pembangunan Surabaya memerlukan kerja sama antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat.

Baca Juga:  Tutup Tahun 2025 dengan Apresiasi, Kapolres Salatiga Pimpin Kenaikan Pangkat 51 Personel

Peran aktif masyarakat sangat penting dalam proses ini. Aspirasi dan masukan dari warga menjadi bahan berharga bagi kami untuk merumuskan kebijakan yang tepat sasaran,” katanya.

Tokoh masyarakat setempat, M. Agus Sa’i, menyampaikan harapannya terhadap Fuad Benardi sebagai wakil rakyat yang mampu membawa perubahan signifikan bagi Surabaya.

Baca Juga:  Jelang Natal 2025, Polres Pasuruan Sambangi Gereja untuk Perkuat Toleransi dan Kamtibmas

Kami berharap Pak Fuad dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama dalam menyelesaikan masalah sosial yang dihadapi warga kecil,” ujar Agus.

Dalam penutupannya, Fuad menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan dibawa ke dalam forum DPRD Provinsi Jawa Timur untuk diperjuangkan.

Baca Juga:  Polres Ngawi Bangun Dapur SPPG untuk 4.000 Warga, Wujud Nyata Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Kami berkomitmen untuk menjadikan setiap masukan dari warga sebagai dasar perumusan kebijakan. Saya yakin, dengan kerja sama dan semangat yang kuat, kita bisa membangun Surabaya yang lebih baik,” pungkasnya.

Kegiatan reses ini tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat, memastikan setiap permasalahan yang ada dapat diatasi secara efektif dan tepat waktu. (*)