Laporan: Ninis Indrawati

BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM – Kegitan tahunan Terak Bulan 2024 kembali hadir dengan semangat baru di Kecamatan Tanjung Bumi, Bangkalan, pada Jumat (6/12/2024) malam.

Dengan mengusung tema \”Thandu\’ Majang, Mogah Aomor Lanjhang\”, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana budaya lokal dapat bersinergi dengan pengembangan ekonomi masyarakat.

Baca Juga:  Jelang Laga Antara Persis vs Persebaya, Kapolresta Surakarta Imbau Bonek Tidak Hadir di Solo

Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ini menghadirkan berbagai atraksi seni tradisional seperti tari topeng, musik saronen, serta pameran produk UMKM unggulan. Ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara disuguhi suasana penuh kebanggaan lokal yang menggambarkan kekayaan potensi Bangkalan.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bangkalan, Dr. Arief M. Edie, M.Si., menyampaikan bahwa Terak Bulan bukan hanya sebuah perayaan budaya, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi.

Baca Juga:  BNPB Perkuat Strategi Tangani Bencana Hidrometeorologi Jelang Libur Akhir Tahun di Jawa Barat

Event ini menjadi wadah penting untuk menampilkan seni budaya Bangkalan dan memperkuat keguyuban masyarakat. Kehangatan silaturahmi yang terjalin di sini adalah kunci menciptakan harmoni di tengah keberagaman masyarakat kita,” ujarnya.

Selain itu, acara ini menjadi momen strategis untuk melestarikan tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga:  Syekh Mujtaba Ingatkan Pemerintah: \"Kapal NKRI Bocor, Perlu Gerak Cepat untuk Selamatkan Bangsa\"

Seni tari topeng dan musik saronen yang dipertunjukkan mengingatkan masyarakat akan identitas budaya Madura yang harus terus dijaga.

Tidak hanya menjadi ajang budaya, Terak Bulan juga berhasil memberikan dampak positif pada perekonomian lokal.

Baca Juga:  Dugaan Arena Sambung Ayam di Karangawen Jadi Sorotan, Warga Kompak Tolak Perjudian dan Teken Petisi Bersama

Produk-produk UMKM seperti batik khas Tanjung Bumi, makanan tradisional, dan kerajinan tangan menjadi daya tarik utama yang diminati pengunjung.

Alhamdulillah, antusiasme pengunjung sangat tinggi. Produk UMKM yang dijual banyak yang habis terjual. Ini menunjukkan bahwa Terak Bulan bukan hanya hiburan, tetapi juga penggerak ekonomi masyarakat,” tambah Pj. Bupati.

Baca Juga:  Polres Madiun Kota Bongkar Dua Kasus Sekaligus: Penipuan Dana Talangan dan Curanmor Modus Pertemanan Online

Pemerintah Kabupaten Bangkalan berkomitmen untuk menjadikan Terak Bulan sebagai agenda rutin yang konsisten memberikan manfaat ekonomi dan budaya.

Melalui acara ini, Bangkalan semakin menunjukkan potensinya sebagai kabupaten inovatif yang mampu bersaing di tingkat nasional. Pj.

Baca Juga:  Wapres Gibran Kunjungi Gereja HKBP Sei Agul: Pesan Persatuan dan Toleransi untuk Natal 2024

Bupati juga memberikan apresiasi kepada masyarakat atas partisipasi mereka dalam menjaga kondusivitas selama Pilkada, yang menjadi pondasi kuat untuk pembangunan daerah.

Bangkalan memiliki kekayaan budaya, potensi wisata, dan generasi unggul yang terus berinovasi. Kita harus terus berkolaborasi untuk menjaga dan mengembangkan potensi ini demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  Polda Jatim Catat Capaian Signifikan: 26.825 Kasus Kriminal Tuntas di Semester I 2025

Terak Bulan diharapkan terus menjadi ikon budaya dan ekonomi Bangkalan, yang tidak hanya memperkenalkan potensi lokal tetapi juga membangun semangat kebersamaan masyarakat. Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, acara ini menjadi simbol kebangkitan Bangkalan menuju masa depan yang lebih gemilang.

Antusiasme dan semangat yang tercipta dalam Terak Bulan 2024 membuktikan bahwa harmoni budaya dapat menjadi dasar bagi kemajuan ekonomi dan sosial masyarakat Bangkalan. (*)