Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Plt Bupati Sidoarjo, Bersama Kepala Dinas Sosial Misbachul Munir dan Baznas Sidoarjo melakukan inspeksi mendadak (sidak) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan rumah roboh di Kecamatan Sedati.

Baca Juga:  Mojokerto Siaga: Operasi Zebra Semeru 2024, Upaya Menekan Angka Kecelakaan Menuju Lalu Lintas yang Lebih Aman

Sidak pertama dilakukan di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), RT 29 RW 30, yang kondisinya sangat memprihatinkan. Di rumah tersebut, atapnya sudah hilang, jika turun hujan air langsung masuk ke dalam rumah. Penghuni rumah tersebut adalah tiga anak yatim piatu. Anak pertama masih kuliah, sementara dua adiknya masih duduk di bangku SMP. Mereka mengandalkan belas kasih dari tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

\”Kami upayakan rumah ini segera diperbaiki agar mereka bisa kembali berteduh dengan nyaman, terutama di musim hujan seperti sekarang ini,\” ujar Plt Bupati Sidoarjo.

Baca Juga:  Lawan Hoaks Sejak Dini! Diskominfo Jatim Gembleng 110 Pelajar Jadi Generasi CERDIG

Setelah itu, sidak dilanjutkan ke rumah roboh di Desa Pranti, RT 8 RW 3. Rumah tersebut roboh beberapa waktu lalu dan menimpa salah satu penghuni rumah hingga korban, Sri Supatmi (69) meninggal dunia.

Plt Bupati Sidoarjo menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini dan berharap agar rumah-rumah yang rusak segera diperbaiki agar tidak ada lagi warga yang harus menderita akibat kondisi rumah yang tidak layak huni.

Baca Juga:  Si Jago Merah Hanguskan Kandang Ayam di Manyaran Karanggede, Polisi Dalami Penyebab Kebakaran

\”Pemerintah daerah melalui dinas sosial dan Baznas terus berkomunikasi dan koordinasi dengan kepala desa untuk memastikan tidak ada warga yang terabaikan. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,\” tegasnya.

Dengan adanya sidak ini, diharapkan perbaikan rumah bagi keluarga-keluarga yang membutuhkan dapat segera dilakukan, dan masyarakat dapat merasakan dampak positif dari pelayanan pemerintah daerah yang sigap dan responsif terhadap kebutuhan warganya. (*)