Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | HARIAN7.COM – Dalam rangka menjaga situasi aman dan kondusif selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru), Polda Jawa Timur (Jatim) melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2024. Operasi ini melibatkan lebih dari 13 ribu personel gabungan yang siap menjaga keamanan di seluruh wilayah hukum Polda Jatim.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah stakeholder terkait.

Baca Juga:  Sinergi Hijau di Waduk Cengklik: Bupati dan Dandim Boyolali Ajak Warga Tebar Benih, Tanam Pohon dan Bersihkan Alam

Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk memastikan kesiapan dalam pengamanan libur Nataru,” ujar Kombes Dirmanto, Sabtu (28/12).

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti gereja, jalur lalu lintas, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata.

Baca Juga:  Silaturahmi Terjaga! Polres Kediri Bantu Pembangunan Masjid An Nur Al Utsmani

Selain itu, Polda Jatim juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi akibat cuaca ekstrem.

“Perubahan cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor.

Baca Juga:  Pedang Pora: Menghormati Pengabdian, Pelepasan Purnawirawan Korem 073/Mkt Penuh Inspirasi

Oleh karena itu, kami telah memetakan wilayah-wilayah rawan dan mengarahkan personel untuk berjaga di daerah tersebut,” lanjutnya.

Kombes Dirmanto mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana di wilayah masing-masing tanpa melakukan konvoi kendaraan.

Baca Juga:  Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Kecurangan Takaran MinyaKita, Satu Tersangka Ditetapkan

Konvoi dapat menyebabkan kepadatan lalu lintas hingga meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan keamanan. Jika ditemukan konvoi, kami akan mengambil tindakan tegas,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Polda Jatim bersama jajaran Polres akan melakukan penyekatan di sejumlah jalur strategis. Penyekatan ini bersifat temporer sesuai dengan kondisi di lapangan dan akan disertai pemeriksaan kendaraan untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Baca Juga:  Lestarikan Budaya Lewat Media Tradisional: Ida Nurul Farida Sosialisasikan Perda Pemajuan Kebudayaan di Salatiga

Operasi Lilin Semeru 2024 berlangsung selama 13 hari, mulai dari 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Namun, jika mobilitas masyarakat masih tinggi setelah operasi berakhir, Polda Jatim akan melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan tahun baru,” pungkas Kombes Dirmanto.

Baca Juga:  Serunya Kunjungan Edukatif: Polres Blitar Kenalkan Dunia Kepolisian kepada Siswa SDN Pojok 01

Dengan pengamanan terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan libur Nataru dengan penuh suka cita tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban. (*)