Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | HARIAN7.COM – Dalam rangka menjaga situasi aman dan kondusif selama masa libur Natal dan tahun baru (Nataru), Polda Jawa Timur (Jatim) melaksanakan Operasi Lilin Semeru 2024. Operasi ini melibatkan lebih dari 13 ribu personel gabungan yang siap menjaga keamanan di seluruh wilayah hukum Polda Jatim.

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, menjelaskan bahwa operasi ini melibatkan kolaborasi dengan TNI, pemerintah daerah, serta sejumlah stakeholder terkait.

Baca Juga:  Akses Hukum untuk Rakyat Makin Terbuka, 83 PBH Jatim Resmi Teken Perjanjian Program 2026

Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektoral untuk memastikan kesiapan dalam pengamanan libur Nataru,” ujar Kombes Dirmanto, Sabtu (28/12).

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis seperti gereja, jalur lalu lintas, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata.

Baca Juga:  Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai: Polres Pasuruan Kerahkan Satgas Lengkap, Tekan Pelanggaran Demi Jalan Raya yang Lebih Aman

Selain itu, Polda Jatim juga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi akibat cuaca ekstrem.

“Perubahan cuaca ekstrem ini dapat menyebabkan bencana seperti banjir dan longsor.

Baca Juga:  Tiga Momentum, Satu Semangat: Salatiga Siapkan 90 Event Meriah Sambut Hari Jadi, Hari Koperasi, dan HUT RI ke-80

Oleh karena itu, kami telah memetakan wilayah-wilayah rawan dan mengarahkan personel untuk berjaga di daerah tersebut,” lanjutnya.

Kombes Dirmanto mengimbau masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun secara sederhana di wilayah masing-masing tanpa melakukan konvoi kendaraan.

Baca Juga:  Sinergitas TNI-Polri dan Forkopimda di Salatiga Laksanakan Senam SKJ 88 Bersama

Konvoi dapat menyebabkan kepadatan lalu lintas hingga meningkatkan risiko kecelakaan dan gangguan keamanan. Jika ditemukan konvoi, kami akan mengambil tindakan tegas,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Polda Jatim bersama jajaran Polres akan melakukan penyekatan di sejumlah jalur strategis. Penyekatan ini bersifat temporer sesuai dengan kondisi di lapangan dan akan disertai pemeriksaan kendaraan untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Baca Juga:  Kasus Ekstasi di Sampang Jadi Sorotan, Polisi Tegaskan Proses Sesuai SOP dan Berujung Rehabilitasi, Ini Jelasnya

Operasi Lilin Semeru 2024 berlangsung selama 13 hari, mulai dari 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Namun, jika mobilitas masyarakat masih tinggi setelah operasi berakhir, Polda Jatim akan melanjutkan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Natal dan tahun baru,” pungkas Kombes Dirmanto.

Baca Juga:  4.191 Kasus TBC Ditemukan di Surabaya, DPRD Sebut Deteksi Dini Makin Efektif

Dengan pengamanan terpadu ini, diharapkan masyarakat dapat merayakan libur Nataru dengan penuh suka cita tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan ketertiban. (*)