Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menunjukkan komitmen serius dalam menangani banjir yang melanda Kecamatan Waru dan Tanggulangin. Dengan mengedepankan solusi jangka pendek dan panjang, pemerintah berupaya meminimalkan dampak bencana terhadap masyarakat, Senin (27/01/2025).

Fenny, perwakilan dari Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Sidoarjo, meninjau langsung kondisi di Desa Medaeng, Kecamatan Waru, yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Desa ini kerap dilanda banjir akibat buruknya aliran sungai, yang disebabkan oleh penyempitan sungai karena bangunan liar dan sudetan yang tidak sesuai fungsinya.

Baca Juga:  Polres Sampang Intensifkan Patroli Skala Besar untuk Amankan Pilkada 2024

“Keberadaan bangunan liar di sempadan sungai menjadi perhatian serius kami. Selain pengerukan sungai, kami juga akan melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga sempadan sungai. Jika bangunan tidak dibongkar secara sukarela, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” tegas Fenny.

Sementara itu, di Kecamatan Tanggulangin, permasalahan banjir diperparah oleh fenomena penurunan tanah atau land subsidence. Sebanyak 11 desa terdampak, mengakibatkan lebih dari 9.000 warga terpaksa menghadapi genangan air yang meluas.

Baca Juga:  Semarak Hari Santri di UIN Salatiga: Santri Got Talent Tampilkan Ragam Bakat dan Kreativitas Pesantren

“Penurunan tanah menjadi tantangan besar. Saat ini, fokus kami adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, seperti layanan kesehatan, logistik, dan air bersih,” jelas Fenny.

SMPN 2 Tanggulangin, salah satu fasilitas umum yang terendam hingga 70 cm, menjadi sorotan utama. Pemkab Sidoarjo tengah mengkaji kemungkinan meninggikan bangunan sekolah atau mencari solusi lainnya untuk menjamin keberlangsungan pendidikan.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan Dana Bansos PKH Rp60 Juta, Ratusan Warga Demo Tuntut Kadus Mlilir Mundur 

Di tempat pengungsian, seperti TPQ Desa Kedungbanteng, pemerintah bekerja sama dengan Baznas Sidoarjo untuk memberikan bantuan sembako. PDAM Delta Tirta turut mendukung dengan penyediaan air bersih bagi warga terdampak.

“Semua pihak telah bersinergi untuk membantu masyarakat. Kami berharap masyarakat tetap sabar dan mendukung langkah pemerintah dalam mencari solusi terbaik,” ungkap Fenny.

Baca Juga:  Polres Mojokerto Kota Perkuat Keamanan Logistik Pilkada di Gudang KPU dengan Pengawasan 24 Jam

Pemkab Sidoarjo juga mengimbau warga untuk menjaga kebersihan sungai demi mencegah banjir serupa di masa mendatang. Edukasi tentang pentingnya pengelolaan lingkungan terus digencarkan sebagai bagian dari solusi jangka panjang.

Dengan kolaborasi berbagai pihak dan dukungan masyarakat, Pemkab Sidoarjo optimistis mampu mengatasi persoalan banjir di Waru dan Tanggulangin, sekaligus membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana serupa di masa depan. (*)