Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya menekan angka stunting, Polres Boyolali menunjukkan komitmennya dengan bersinergi bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kegiatan strategis ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto, yang menegaskan dukungan penuh institusinya terhadap program pembangunan keluarga.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak dalam upaya penurunan stunting. Keamanan dan kelancaran acara ini juga menjadi prioritas kami sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program pembangunan keluarga yang dicanangkan BKKBN,” ujar AKBP Rosyid Hartanto.

Baca Juga:  Warung Soto di Kalinyamat Dilalap Si jago Merah! Diduga Pom Mini Picu Kebakaran, Polisi Gerak Cepat Bantu Amankan Lokasi dan Evakuasi Korban Berkat Laporan 110

Dalam kesempatan ini, Menteri Wihaji turut memberikan arahan yang menginspirasi para peserta, termasuk Tim Pendamping Keluarga Boyolali. Siti Rahayu, salah satu anggota tim, mengungkapkan bahwa kehadiran Menteri memberikan motivasi besar bagi mereka di lapangan.

Baca Juga:  Operasi Aman Suro 2025, Polres Madiun Kota Gencarkan Patroli Gabungan untuk Jaga Kamtibmas di Tengah Tradisi

“Arahan dan dukungan beliau menjadi penyemangat bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus mendampingi keluarga, terutama ibu hamil dan balita, agar mereka mendapatkan pendampingan dan asupan gizi yang baik,” ungkap Siti Rahayu.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan, acara ini juga ditutup dengan penyerahan simbolis Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil yang berisiko stunting. Selain itu, sesi foto bersama menjadi penutup simbolis dari kegiatan yang sarat makna ini.

Baca Juga:  Geger Pagi Hari di Pabelan! Tukang Tebas Ditemukan Meninggal di Atas Pohon

Dengan semangat kolaborasi yang telah terjalin, diharapkan upaya penurunan stunting di Kabupaten Boyolali dapat berjalan lebih efektif dan mencapai hasil yang signifikan demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (*)