Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Bulan suci Ramadan kembali menghadirkan momen kebersamaan yang indah di Kota Salatiga. Sebuah aksi penuh makna dilakukan oleh Gereja Katolik St. Paulus Miki bersama Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) cabang Salatiga dengan membagikan takjil kepada umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Diponegoro pada Sabtu (01/03/2025) dan telah menjadi agenda tahunan yang rutin dilakukan setiap bulan Ramadan. Dengan penuh keikhlasan, puluhan jemaat gereja, aktivis WKRI, serta anggota Badan Kerjasama Gereja-Gereja Salatiga (BKGS) turut serta dalam kegiatan ini. Mereka membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Baca Juga:  Polrestabes Surabaya Amankan Pria 62 Tahun Atas Dugaan Kekerasan Seksual Anak Dibawah Umur 

Koordinator lapangan, Noviana Dian Hastuti, menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata dari semangat toleransi dan kasih kepada sesama. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara Muslim yang menjalankan ibadah puasa. Ini adalah bentuk kepedulian dan cinta kasih yang diajarkan kepada kita semua,” ujarnya.

Baca Juga:  Sekolah Bersih, Siswa Disiplin! Kadindik Jatim Dorong Budaya Hidup Bersih di Seluruh Sekolah

Takjil yang dibagikan terdiri dari aneka kue dan snack yang diharapkan dapat menjadi pelepas dahaga serta penambah energi bagi mereka yang berpuasa. Tidak hanya dilakukan satu kali, kegiatan ini akan terus berlangsung setiap Sabtu, Minggu, dan Senin sepanjang bulan Ramadan.

Baca Juga:  Tak Berkutik! Jaringan Sabu Pasuruan Dibongkar, 255 Gram Disita Polisi dan 5 Pengedar Ditangkap 

Aksi berbagi takjil ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak pengendara dan pejalan kaki yang menerima takjil dengan senyuman, serta mengapresiasi inisiatif Gereja St. Paulus Miki dan WKRI sebagai wujud nyata keharmonisan antarumat beragama di Salatiga.

Dengan adanya kegiatan ini, Salatiga kembali menunjukkan bahwa keberagaman bukanlah sekat, melainkan jembatan yang menghubungkan masyarakat dalam semangat persaudaraan dan kebersamaan. (*)