Laporan: Ninis Indrawati

KERTOSONO | SUARAGLOBAL.COM – Menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kecamatan Kertosono menunjukkan kepedulian sosial dengan memasang banner ucapan selamat menjalankan ibadah puasa di berbagai titik strategis. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (5/3/2025) malam ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk aparat keamanan.

Acara diawali dengan apel bersama yang dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Kertosono, AKP Nanik Y., dan dihadiri oleh perwakilan seluruh perguruan silat di Kertosono, anggota Polsek dan Koramil Kertosono, serta Senkom Mitra Polri. Pemasangan banner dilakukan di empat titik utama, yaitu:

Baca Juga:  Lautan Pesepeda Birukan Ngawi! Bhayangkara Go-Fest 2026 Diserbu 3.000 Goweser

1. Perbatasan Kertosono-Ngronggot

2. Belakang Pos TL Kertosono

3. Simpang 3 Pos Pol Jl. Gatot Subroto

4. Depan Pasar Baru Kertosono

Kegiatan ini merupakan hasil musyawarah bersama antara perguruan silat dan aparat keamanan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadhan.

Kapolres Nganjuk, AKBP Siswantoro, S.I.K., M.H., mengapresiasi inisiatif IPSI Kertosono dalam menjaga kerukunan masyarakat. Menurutnya, perguruan silat tidak hanya berperan dalam olahraga bela diri, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membangun lingkungan yang aman dan harmonis.

Baca Juga:  KKL ke Kantor KPK, Peserta KKL Fakultas Syariah IAIN Salatiga Kenali 5 Tugas Pokok KPK

“Langkah ini menunjukkan bahwa perguruan silat bukan hanya sekadar komunitas bela diri, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kertosono, AKP Joni Suprapto, S.H., menegaskan bahwa pemasangan banner ini bukan hanya formalitas, tetapi juga bagian dari kesepakatan bersama untuk menjaga ketertiban.

Baca Juga:  Peringati Hari Sumpah Pemuda, Napi Lapas Semarang Peragakan Drama Teatrical

“Banner yang dipasang harus sesuai dengan kesepakatan IPSI, baik dari ukuran maupun isi tulisan. Jika ada yang memasang banner lain di luar kesepakatan, maka akan ditertibkan oleh ketua perguruan masing-masing bersama aparat keamanan dan pemerintah desa,” tegasnya.

Kegiatan pemasangan banner berlangsung dengan aman dan tertib, mencerminkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersamaan meskipun terdapat perbedaan. Dengan adanya langkah positif ini, diharapkan suasana Ramadhan di Kertosono tetap damai dan penuh kebersamaan. (*)