Laporan: Tedy M

KARANGANYAR | SUARAGLOBAL.COM – Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum (Kabag TUM) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Ina Purnaningati Saputro, melakukan peninjauan langsung progres pembangunan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Surakarta yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar, Kamis (14/8/25).

Kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, baik dari sisi teknis, kualitas pekerjaan, maupun ketepatan waktu penyelesaian. Proyek strategis ini diharapkan menjadi fasilitas pemasyarakatan yang modern, aman, dan nyaman di wilayah eks-Karesidenan Surakarta.

Baca Juga:  Tangis Bahagia di Prambon: Rumah Supardi Akan Dipugar, Harapan Baru dari Bupati Sidoarjo

“Pembangunan Rutan Surakarta ini merupakan salah satu prioritas. Kami memastikan setiap tahap pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi dan rencana anggaran yang telah disusun. Koordinasi dengan pihak pelaksana terus kami lakukan untuk meminimalkan potensi hambatan di lapangan,” ujar Ina.

Dalam kesempatan tersebut, Ina Purnaningati menegaskan pentingnya monitoring langsung di lapangan agar proyek dapat selesai tepat waktu tanpa mengabaikan standar mutu dan keamanan. Pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan secara berkala hingga pembangunan rampung.

Baca Juga:  Senam Lin Ti Kung PLN UP3 Salatiga: Harmoni Napas, Semangat Merdeka ke-80

“Kami ingin memastikan bahwa rutan ini nantinya benar-benar siap digunakan, aman, dan nyaman, baik bagi warga binaan maupun petugas. Kualitas dan keamanan tidak bisa ditawar,” tegasnya.

Selama peninjauan, Ina bersama tim memeriksa kondisi fisik bangunan, memantau progres setiap blok, serta berdialog dengan kontraktor dan tim teknis terkait perkembangan pekerjaan maupun kendala yang dihadapi. Ia berharap seluruh pihak menjaga komitmen terhadap target penyelesaian sesuai jadwal.

Baca Juga:  Jawa Tengah Gandeng Uni Eropa Perluas Produksi Beras Rendah Karbon: Inovasi Hijau Demi Ketahanan Pangan Dunia

Pembangunan Rutan Surakarta di Karanganyar diharapkan menjadi jawaban atas keterbatasan fasilitas pemasyarakatan di kawasan Surakarta dan sekitarnya. Dengan kapasitas memadai dan desain yang mengedepankan fungsi pembinaan, rutan ini diyakini mampu meningkatkan pelayanan, keamanan, dan efektivitas pembinaan warga binaan di Jawa Tengah. (*)