Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Dalam momentum Bulan Vitamin A, Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB) Cabang Nganjuk menunjukkan kepedulian nyata terhadap kesehatan anak usia dini. Bersama Sidokkes Polres Nganjuk, PYKB menggelar kegiatan pemberian vitamin A dan obat cacing kepada anak-anak TK Kemala Bhayangkari 50 Nganjuk, Jumat (21/8/2025).

Sebanyak 50 siswa, terdiri dari 24 anak laki-laki dan 26 anak perempuan, mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Seluruh anak menerima vitamin A dan obat cacing secara langsung di bawah pendampingan guru, tenaga medis Sidokkes Polres Nganjuk, serta tim kesehatan dari RS Bhayangkara Nganjuk.

Baca Juga:  Muh. Haris Apresiasi Putusan MK: DPRD dan Pilkada Digelar Terpisah, Kesempatan Emas Kenali Pemimpin Daerah

Ketua PYKB Cabang Nganjuk, Ny. Agnes Henri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata perhatian yayasan terhadap kesehatan generasi muda.

“Sejalan dengan semangat kemerdekaan, kami ingin terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapannya, anak-anak bisa tumbuh lebih sehat, kuat, dan ceria dalam belajar,” ujarnya.

Baca Juga:  Enam Kabupaten Jatim Bentuk Desa Tangguh Bencana

Senada dengan itu, Kasidokkes Polres Nganjuk, Aipda Sunarto Wibowo, S.H., menyampaikan bahwa pemberian vitamin A dan obat cacing adalah langkah penting untuk mencegah berbagai gangguan kesehatan pada anak.

“Ini bukan rutinitas biasa, melainkan upaya pencegahan agar anak-anak terhindar dari masalah gizi dan penyakit yang mengganggu kesehatan pencernaan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Sememi Jaya Kreatif: Menyemai Semangat Hijau di Tengah Beton, Petani Kota Surabaya Siap Panen Cabai dan Harapan

Tidak hanya pembagian vitamin, acara juga dirangkaikan dengan berbagai lomba perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Suasana penuh keceriaan tampak saat anak-anak berkompetisi, belajar, dan berkreasi bersama teman-teman mereka.

Melalui kegiatan ini, PYKB Cabang Nganjuk berharap terjalin sinergi berkelanjutan antara yayasan, Polres Nganjuk, tenaga medis, serta para orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara sehat, cerdas, dan optimal. (*)