Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK|SUARAGLOBAL.COM – Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bernuansa religius dan sosial. Salah satunya adalah Safari Subuh yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., di Masjid Al Anwar, Kecamatan Loceret, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan yang dihadiri jajaran pejabat utama Polres Nganjuk ini bukan hanya sekadar ibadah sholat berjamaah, melainkan juga menjadi ruang silaturahmi serta dialog kebersamaan antara aparat kepolisian dengan warga.

Baca Juga:  Inovasi Pangan Lokal Salatiga Dapat Apresiasi, Menko Pangan dan Mendag Pastikan Stok Aman, Ratusan Warga Terima Bantuan Beras

 

Dalam tausiyah singkatnya, Kapolres Nganjuk menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian, melainkan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kebersamaan dan kepedulian warga sangat diperlukan agar tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif,” ungkap AKBP Henri Noveri Santoso.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas layanan darurat 110 serta program Lapor Kapolres Nganjuk melalui WhatsApp di nomor 081151110110, sebagai saluran cepat dalam menyalurkan laporan maupun aduan terkait keamanan wilayah.

Baca Juga:  Konflik Lahan Kampung Laut Memanas: Warga Tolak Klaim Lapas Nusakambangan

Sebagai simbol keterbukaan komunikasi, Kapolres menyerahkan sarana kontak kepada pengurus Masjid Al Anwar. Langkah ini mendapat sambutan hangat dari jamaah maupun takmir masjid.

“Safari Subuh ini tidak hanya menyemangati kami dalam beribadah, tapi juga membawa pesan ukhuwah dan kepedulian sosial yang nyata dari kepolisian,” ujar salah seorang pengurus masjid dengan penuh apresiasi.

Baca Juga:  “Jaga Tirta” di Kridanggo, Dandim 0714/Salatiga Gaungkan Semangat Bersih Kota di HUT TNI ke-80 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-75

Kegiatan Safari Subuh yang digagas Polres Nganjuk ini menjadi sarana efektif dalam menghadirkan wajah kepolisian yang humanis, dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah. Dengan cara ini, semangat kebersamaan diharapkan dapat terus tumbuh, sehingga Kabupaten Nganjuk senantiasa terjaga dalam suasana aman, damai, dan penuh persaudaraan. (*)