Laporan: Ninis Indrawati

JEMBER | SUARAGLOBAL.COM – Upaya menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib terus digencarkan Polres Jember Polda Jawa Timur melalui Operasi Zebra Semeru 2025. Memasuki hari ke-12 pelaksanaan, petugas di lapangan tidak hanya melakukan penindakan terhadap pelanggar, tetapi juga mengutamakan pendekatan preventif melalui edukasi langsung kepada masyarakat.

Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernardus Bagas Simarmata, S.Tr.K., S.I.K., M.S.S.S., menyampaikan bahwa operasi dilaksanakan bersama lintas instansi seperti UPT Samsat Barat, Bapenda Kabupaten Jember, Bapenda Provinsi Jawa Timur dan Dinas Perhubungan Kabupaten Jember.

Baca Juga:  Sat Reskrim Polres Bojonegoro Berhasil Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku Berhasil Diamankan

Menurutnya, fokus operasi adalah pelanggaran yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. “Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat. Terutama pelanggaran yang sangat kasat mata seperti pengendara tidak memakai helm SNI, melawan arus hingga penggunaan knalpot brong,” ungkap AKP Bagas, Kamis (27/11/25).

Baca Juga:  Kompak Tapi Gelap: Bapak dan Anak Gelapkan Dana PIP Rp 8,5 Miliar di Bandung

Selama kegiatan, petugas mencatat 90 pelanggar dikenai tindakan, 87 diberikan teguran, sementara 3 pengendara dikenai sanksi tegas akibat penggunaan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum.

AKP Bagas menegaskan pendekatan dalam Operasi Zebra bukan semata menindak, namun lebih pada membangun budaya disiplin berlalu lintas. “Kami berharap masyarakat semakin memahami bahwa keselamatan itu tanggung jawab bersama. Satu kelalaian bisa berdampak bagi banyak orang,” jelasnya.

Baca Juga:  Korwil Pendidikan Bangkalan Bersinar di Expo 2025, Torehkan Sejarah Baru

Ke depan, Operasi Zebra Semeru 2025 akan terus dilaksanakan dengan metode yang tegas namun mengedepankan sisi humanis, sehingga kesadaran tertib lalu lintas bisa melekat kuat di masyarakat Jember. (*)