Laporan: Ninis Indrawati

MADIUN | SUARAGLOBAL.COM – Upaya edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda kembali digencarkan oleh Satlantas Polres Madiun melalui kegiatan Polantas Menyapa Polsanak (Polisi Sahabat Anak) yang digelar di Tribun Lantas Polres Madiun, Selasa (27/01/2026).

Kegiatan tersebut diikuti puluhan anak usia sekolah PAUD hingga SD dengan pendekatan yang dibuat menyenangkan dan komunikatif agar materi mudah dipahami. Melalui metode edukasi interaktif, anak-anak diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas, cara menyeberang jalan dengan aman, hingga pengenalan fungsi dan peran polisi.

Baca Juga:  Peningkatan Kualitas Pelayanan WBP, Rutan Salatiga Lolos Uji Lab

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara menjelaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.

“Selain pemberian edukasi tentang lalu lintas sejak dini, kegiatan ini sebagai upaya kami dalam menjalin hubungan yang positif antara Polisi dan masyarakat sejak usia dini,” ujar AKBP Kemas.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas juga memberikan pengenalan tugas-tugas kepolisian serta contoh situasi di lapangan yang berhubungan dengan keselamatan pengguna jalan. Anak-anak tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab hingga simulasi menyeberang jalan.

Baca Juga:  Telkom Witel Sumut Pastikan Layanan Prima untuk Pelanggan Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Tak hanya soal lalu lintas, Satlantas Polres Madiun turut memasukkan materi tambahan mengenai bahaya perundungan (bullying) di lingkungan sekolah maupun sosial.

“Kami berikan juga edukasi tentang bahaya perundungan (bullying) kepada anak-anak,” imbuh Kapolres.

Program ini diharapkan dapat terbawa hingga anak-anak beranjak dewasa, baik dalam bentuk kesadaran disiplin berkendara maupun sikap saling menjaga keselamatan.

Baca Juga:  Hijaukan Kota, Kodim 0714/Salatiga Bagikan Ratusan Bibit Pohon untuk Warga

Melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, Polres Madiun menekankan bahwa keselamatan jalan tidak hanya menjadi tanggung jawab orang dewasa, tetapi juga perlu dikenalkan sejak dini agar lahir generasi yang lebih peduli, berani, dan disiplin dalam berlalu lintas.

Dengan edukasi berkesinambungan, polres berharap angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas dapat ditekan di masa depan karena kesadaran tertib sudah terbentuk sejak anak-anak. (*)