Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana petang di kawasan exit tol Bawen, Kabupaten Semarang, Selasa (3/3/2026) mendadak berubah mencekam. Sebuah truk box diduga mengalami gagal pengereman dan menghantam sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

Benturan keras tak terhindarkan. Truk box tersebut menabrak delapan sepeda motor dan satu unit mobil Mitsubishi Xpander yang tengah melintas di jalur keluar tol. Sejumlah pengendara dan warga sekitar sempat panik menyaksikan insiden beruntun tersebut.

Baca Juga:  SMP Negeri 10 Salatiga Siapkan Generasi Petani Cerdas Lewat Pupuk Cendana dan Biosaka

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan banyak kendaraan itu.

“Dugaan awal, truk box gagal pengereman,” ungkapnya saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Menurutnya, peristiwa terjadi di jalur yang dikenal menurun dan cukup padat saat jam pulang kerja. Kondisi tersebut diduga memperparah dampak tabrakan ketika truk tak mampu dikendalikan.

Baca Juga:  Polres Pelabuhan Tanjungperak Ringkus Pengedar Sabu di Surabaya, Barang Bukti 4,02 Gram Disita

Akibat insiden tersebut, delapan orang mengalami luka-luka. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

“Semua korban sudah dibawa ke RS Attin dan saat ini dalam keadaan sadar,” tambah AKP Lingga.

Petugas Satlantas Polres Semarang bersama tim gabungan langsung melakukan evakuasi kendaraan yang berserakan di badan jalan. Arus lalu lintas sempat tersendat akibat proses penanganan dan pembersihan lokasi kejadian.

Baca Juga:  Persiapkan Pengamanan Jelang Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur & Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2018, Kapolres Salatiga Pimpin Upacara Operasi Mantap Praja Candi 2018

Polisi mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintasi jalur menurun seperti exit tol Bawen. Pemeriksaan kendaraan, terutama sistem pengereman, juga diminta untuk selalu dipastikan dalam kondisi prima sebelum melakukan perjalanan.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan penyelidikan lebih lanjut tengah dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut. (*)