Laporan: Widodo Mei Dwi

CILACAP | SUARAGLOBAL.COM  – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Cilacap, Andri Kristanto, S.Kom., MT., QRMP, menghadiri evaluasi triwulan I sertifikasi tanah Barang Milik Daerah (BMD) tahun 2026 atas undangan Bupati Cilacap. Pada acara Kamis (12/3/2026), ia menyerahkan 81 sertifikat elektronik BMD tahap pertama atas nama Pemerintah Kabupaten Cilacap.

Prestasi ini menjadi bukti keberhasilan tahap awal menuju target ambisius 2.002 bidang tanah BMD selesai bersertifikat pada 17 Agustus 2027.

Baca Juga:  Polisi Teladan Gresik: Aiptu Jailani Tinggalkan Warisan Nilai Integritas

“Alhamdulillah, hari ini kami telah menyerahkan 81 sertifikat. Masih ada 2.002 bidang aset Pemda yang harus bersertifikat, dan kami optimis bisa tercapai dengan sinergi OPD terkait seperti PUPR, PSDA, dan Pertanian,” ungkap Andri.

Ia menekankan komitmen BPN Cilacap mendukung visi Bupati melalui percepatan proses. “Kami siap lari cepat asal OPD ikut mendukung dengan data dan SDM. Target per triwulan sekitar 300 bidang bisa dipenuhi jika semua duduk bareng persiapkan dokumen,” ujarnya. Bupati Cilacap juga menyediakan bantuan alat ukur sebagai ujung tombak keberhasilan sertifikasi.

Baca Juga:  Dari Aspirasi ke Kebijakan: Reses DPRD Jatim Serap Keluhan Warga Surabaya

Lebih lanjut, Andri mengumumkan pelayanan BPN tetap buka selama cuti bersama dan libur Lebaran 18–24 Maret 2026, dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. “Ini sudah tertuang dalam surat edaran Kementerian ATR/BPN. Pelayanan bergiliran seperti piket, agar masyarakat tidak terganggu,” tambahnya, merujuk pengalaman libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

Baca Juga:  Satu Jurus, Beribu Harmoni: Latihan Silat Bersama di GOR Al-Ubaidah, Polres Nganjuk Bangun Sinergi Antarpesilat

Kegiatan ini diharapkan memperkuat legalitas aset daerah, mendukung pembangunan berkelanjutan Cilacap, dan mewujudkan target HUT RI ke-82. (*)