Laporan: Ninis Indrawati

BONDOWOSO | SUARAGLOBAL.COM – Aksi sigap dan tanpa kompromi ditunjukkan jajaran Polsek Curahdami saat menghadapi ancaman nyata di jalan raya. Dipimpin langsung oleh AKP Muktamar, aparat kepolisian bergerak cepat membersihkan tumpahan oli bekas yang membahayakan pengguna jalan, Rabu (1/4/2026).

Peristiwa ini terjadi di jalur padat kendaraan yang menghubungkan Desa Penambangan hingga Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami. Jalan yang biasanya ramai dilalui warga mendadak berubah menjadi “jalur licin mematikan” akibat tumpahan oli bekas yang tidak diketahui asalnya.

Baca Juga:  Lampaui Target Penggalangan Dana, Ketua PMI Salatiga Berkata: 'Semoga Bantuan Dari PMI Kota Salatiga Bisa Lebih Bermanfaat dan Digunakan Sebagaimana Mestinya'

Tanpa menunggu laporan panjang atau prosedur berbelit, personel Polsek Curahdami langsung diterjunkan ke lokasi. Dengan peralatan seadanya, mereka berjibaku membersihkan permukaan jalan yang licin demi mencegah kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua yang paling rentan tergelincir.

Kapolsek Curahdami, AKP Muktamar, menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama yang tidak bisa ditunda.

Baca Juga:  Masih Dikaji Ketat! Penerapan WFH di Jateng Masih Menunggu Arahan Dari Pusat

“Jalan berlubang maupun tumpahan oli sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor. Kami tidak bisa menunggu pihak lain, karena situasi ini mendesak. Keselamatan masyarakat harus diutamakan,” tegasnya dengan penuh komitmen.

Aksi cepat ini pun menuai pujian dari masyarakat. Sejumlah pengguna jalan mengaku sangat terbantu dan merasa lebih aman setelah kondisi jalan kembali normal. Mereka menilai langkah Polsek Curahdami sebagai bukti nyata kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan manfaatnya.

Baca Juga:  SMP Negeri 10 Salatiga Siapkan Generasi Petani Cerdas Lewat Pupuk Cendana dan Biosaka

Tak hanya membersihkan, jajaran kepolisian juga memastikan jalur tersebut aman dilalui kembali sebelum meninggalkan lokasi. Dedikasi dan kepedulian ini menjadi gambaran nyata bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

Dengan respons cepat seperti ini, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian semakin menguat. Kehadiran aparat di tengah masyarakat pun terasa nyata memberi rasa aman di setiap perjalanan. (*)