Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Semangat kebersamaan kembali terpancar dari pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Kadirejo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Memasuki tahapan penting pemasangan besi pondasi, proses pembangunan berlangsung penuh semangat dengan melibatkan masyarakat bersama aparat TNI dalam budaya gotong royong yang menjadi ciri khas kehidupan pedesaan.

Pada kegiatan yang berlangsung Rabu (1/7/2026) tersebut, Babinsa Desa Kadirejo Koramil 02/Pabelan Kodim 0714/Salatiga, Serda Anis, tampak ikut berjibaku bersama para pekerja. Tidak hanya memantau jalannya pembangunan, ia juga turun langsung mengangkut material besi hingga membantu merakit dan memasang rangka besi pondasi jembatan.

Baca Juga:  Pasmar 2 Dalami Dugaan Peluru Nyasar di Gresik, Libatkan Ahli Balistik dan Pindad

Kehadiran Babinsa di tengah proses pembangunan menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya berperan menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan penuh semangat, Serda Anis bahu-membahu bersama warga memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan lancar. Kebersamaan yang terjalin di lokasi pembangunan menjadi gambaran eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa.

Menurut Serda Anis, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Baca Juga:  Polres Malang Bongkar Jaringan Narkoba: 18 Tersangka Ditangkap, Modus \"Ranjau\" Terungkap!

“Pembangunan jembatan ini nantinya akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, sehingga kami siap membantu agar proses pengerjaan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target,” ujarnya.

Jembatan Gantung Garuda nantinya diharapkan menjadi sarana vital yang menghubungkan aktivitas masyarakat Desa Kadirejo dengan wilayah sekitarnya. Kehadiran jembatan tersebut diyakini mampu mempercepat mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, memperlancar aktivitas perekonomian, hingga memberikan akses yang lebih aman bagi pelajar maupun masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Baca Juga:  Spiritualitas di Tengah Tugas: Polres Nganjuk Ciptakan Ruang Hening bagi Personel

Selain mempercepat pembangunan, keterlibatan Babinsa juga menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus menjaga semangat gotong royong. Kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah desa, pekerja, dan masyarakat diharapkan mampu menghasilkan infrastruktur yang kokoh, berkualitas, dan tahan lama.

Melalui kerja sama yang solid, pembangunan Jembatan Gantung Garuda diharapkan dapat selesai sesuai target, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Semangat gotong royong yang terus terpelihara menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga mempererat persatuan serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Kadirejo dan sekitarnya. (*)