Haru dan Bahagia! 30 Anak Yatim-Dhuafa Ikuti Khitan Gratis di Resta Pendopo KM 456

Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana penuh keceriaan dan kehangatan mewarnai pelaksanaan Khitan Ceria 2026 yang digelar LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 di lantai 2 Resta Pendopo KM 456, Baok, Ujung-Ujung, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Kegiatan sosial yang telah memasuki tahun ketiga ini kembali menghadirkan senyum bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa yang mendapatkan layanan khitan gratis.
Sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB, para peserta bersama orang tua mulai berdatangan dengan wajah penuh semangat. Mayoritas peserta masih duduk di bangku sekolah dasar dan sebagian akan memasuki jenjang sekolah menengah pertama. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan didampingi keluarga dan panitia.
Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Kepala LAZIS Jateng Cabang Salatiga, Dwi Cahyono. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa syukur karena program Khitan Ceria terus mendapat kepercayaan masyarakat dan kini memasuki penyelenggaraan tahun ketiga secara berturut-turut.
Menurut Dwi, program tersebut pertama kali dilaksanakan pada 2024, kemudian berlanjut pada 2025, dan kembali digelar pada 2026 sebagai bentuk komitmen LAZIS Jateng Cabang Salatiga bersama Resta Pendopo KM 456 dalam menghadirkan layanan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
“Alhamdulillah, Khitan Ceria ini terus berjalan hingga tahun ketiga. Ini menjadi bentuk kepedulian kami agar anak-anak yatim, piatu, dan dhuafa bisa memperoleh layanan kesehatan sekaligus pembinaan keagamaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 40 anak mendaftarkan diri sebagai peserta. Namun karena keterbatasan kuota, panitia hanya dapat menerima 30 peserta. Bahkan menjelang pelaksanaan, satu peserta mengundurkan diri sehingga posisinya langsung digantikan peserta dari daftar cadangan.
Dwi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta beserta orang tua yang rela datang dari berbagai daerah, termasuk dari luar Kota Salatiga, demi mengikuti program tersebut. Menurutnya, tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa Khitan Ceria telah menjadi program yang dipercaya dan dinantikan setiap tahun.
Tak hanya memberikan layanan kesehatan, Dwi juga mengingatkan bahwa khitan merupakan salah satu momentum penting bagi anak laki-laki untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah. Ia mengajak seluruh peserta yang mulai memasuki masa baligh agar membiasakan diri menjalankan salat lima waktu secara disiplin.
Selain itu, ia berharap para orang tua terus memberikan pendampingan kepada anak-anaknya, baik dalam menjalankan ibadah salat maupun membiasakan mengaji agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Support and Admin Head Resta Pendopo KM 456, Rodhif Ahid. Ia menyampaikan rasa syukur karena kolaborasi bersama LAZIS Jateng Cabang Salatiga kembali dapat terlaksana dengan baik pada tahun ini.
Menurut Rodhif, kerja sama tersebut bukan hanya sekadar kegiatan sosial, tetapi juga menjadi wujud nyata sinergi antara Resta Pendopo KM 456, Masjid Resta Pendopo, dan LAZIS Jateng dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Rodhif juga memperkenalkan fasilitas perpustakaan mini yang berada di kawasan Resta Pendopo KM 456. Fasilitas tersebut terbuka untuk masyarakat umum dan diharapkan mampu menjadi sarana belajar sekaligus menumbuhkan budaya membaca bagi anak-anak.
Ia berharap para peserta Khitan Ceria maupun masyarakat yang berkunjung dapat memanfaatkan keberadaan perpustakaan tersebut untuk menambah wawasan dan pengetahuan.
Rodhif juga mengajak seluruh hadirin untuk bersama-sama mendoakan agar pelaksanaan Khitan Ceria 2026 berlangsung lancar, aman, dan penuh keberkahan sehingga kolaborasi antara Resta Pendopo KM 456 dan LAZIS Jateng Cabang Salatiga dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
Menutup sambutannya, ia memberikan pesan kepada seluruh peserta agar menjadi anak yang saleh, berbakti kepada kedua orang tua, rajin belajar, serta menjaga salat lima waktu sebagai kewajiban setelah memasuki masa baligh.
Melalui penyelenggaraan Khitan Ceria 2026, LAZIS Jateng Cabang Salatiga bersama Resta Pendopo KM 456 berharap program ini tidak hanya memberikan manfaat dari sisi kesehatan melalui layanan khitan gratis, tetapi juga menjadi media pembinaan karakter, mental, dan spiritual bagi anak-anak.
Dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial yang terus dijaga, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, mandiri, berakhlak mulia, serta tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, agama, bangsa, dan masyarakat. (*)












Tinggalkan Balasan