Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Suasana tenang di Jalan Dr. Muwardi, tepatnya di depan Kantor Kelurahan Gendongan, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, mendadak berubah mencekam pada Jumat dini hari (24/07/2026). Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal merenggut satu nyawa setelah sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban menghantam pohon di tepi jalan dengan keras.

Peristiwa tragis tersebut mengakibatkan pengendara berinisial J (43), warga Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami cedera kepala berat. Sementara seorang pembonceng berinisial ND (28) selamat, namun harus menjalani perawatan intensif setelah mengalami patah tulang kaki kiri dan luka sobek di bagian kepala.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Tangani Kecelakaan Truk Angkut BBM di Jalur Lintas Selatan (JLS) Tulungagung

Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kendaraan Honda Beat dengan nomor polisi yang masih dalam proses identifikasi itu melaju dari arah Simpang Tiga Nanggulan menuju Simpang Tiga Mrican.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta D.S., S.H., M.M. menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan terjadi karena pengendara kehilangan konsentrasi saat mengendarai sepeda motor.

“Sesampainya di lokasi kejadian, diduga pengendara kurang berkonsentrasi sehingga kendaraan oleng ke kiri dan kemudian menabrak pohon di tepi jalan. Akibat benturan tersebut terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal,” terang AKP Henry.

Benturan keras membuat pengendara mengalami cedera fatal dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pembonceng yang masih dalam kondisi sadar segera dievakuasi menuju RSU dr. Soebarkat Tjitrodiatmodjo Kota Salatiga untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:  Perhatian untuk Pahlawan Al-Qur’an, YBM PLN UP3 Salatiga Apresiasi Guru Ngaji

Tak lama setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Salatiga bergerak cepat menuju lokasi. Petugas langsung melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memberikan tanda di lokasi kecelakaan, mengatur arus lalu lintas, hingga mengevakuasi para korban agar proses penanganan dapat berlangsung dengan aman dan cepat.

AKP Henry juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih waspada, terutama saat berkendara pada dini hari yang rawan menyebabkan pengendara kehilangan fokus akibat rasa lelah maupun kantuk.

Baca Juga:  Kejar-kejaran di Mlandingan: Operasi Zebra Semeru 2025 Gagalkan Penggelapan Mobil Rental di Situbondo

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara apabila merasa lelah atau mengantuk. Tetap fokus, patuhi aturan lalu lintas, dan utamakan keselamatan dalam setiap perjalanan karena keluarga menanti di rumah,” tegasnya.

Saat ini, kasus kecelakaan tunggal tersebut masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengidentifikasi kendaraan dan mendalami seluruh penyebab pasti kecelakaan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa hilangnya konsentrasi sesaat saat berkendara dapat berakibat fatal. Kepolisian pun mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima, mematuhi batas kecepatan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. (*)