30 Personel SAR Polda Jatim Diterjunkan! Misi Penyelamatan Korban KMP Mutiara Sentosa 2 Berpacu dengan Waktu

Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Polda Jawa Timur bergerak cepat merespons insiden kecelakaan laut yang melibatkan Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Sentosa 2 di perairan Kabupaten Sumenep, Madura. Tanpa menunggu lama setelah menerima laporan darurat, sebanyak 30 personel Search and Rescue (SAR) dari Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) langsung diterjunkan untuk melaksanakan operasi penyelamatan dan evakuasi korban.
Tak hanya mengirim personel yang memiliki kemampuan khusus dalam operasi penyelamatan di laut, Polda Jatim juga mengerahkan berbagai Alat Material Khusus (Almatsus) guna mempercepat proses pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, mengatakan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan Polda Jatim dalam menangani situasi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa.
“Begitu menerima informasi mengenai kecelakaan kapal, pimpinan langsung menginstruksikan tim SAR Ditpolairud menuju lokasi kejadian dengan mengerahkan personel yang telah terlatih dalam operasi penyelamatan di perairan,” ujar Kombes Abast, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, operasi kemanusiaan ini didukung armada kapal patroli cepat yang mampu menjangkau lokasi dalam waktu singkat. Selain itu, personel juga dibekali perlengkapan penyelamatan dan peralatan selam untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kapal.
Polda Jatim turut menyiapkan sejumlah Almatsus yang menjadi andalan dalam operasi SAR di perairan. Peralatan tersebut meliputi perahu karet bermesin untuk menjangkau titik-titik evakuasi yang sulit diakses, kantong jenazah dan perlengkapan medis darurat untuk penanganan korban, alat penerangan bawah air dan deteksi sonar guna membantu pencarian dalam kondisi visibilitas rendah, hingga peralatan selam lengkap bagi personel yang melakukan penyisiran di sekitar lambung kapal.
Dengan dukungan perlengkapan tersebut, tim SAR diharapkan mampu bekerja lebih efektif dalam menemukan dan menyelamatkan seluruh korban secepat mungkin.
Kombes Abast menjelaskan, fokus utama operasi saat ini adalah menyisir area di sekitar lokasi tenggelamnya KMP Mutiara Sentosa 2, menyelamatkan penumpang maupun kru yang masih bertahan, serta mengevakuasi korban menuju posko kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Operasi penyelamatan juga dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi. Polda Jatim terus menjalin koordinasi intensif bersama Basarnas, TNI Angkatan Laut, serta otoritas pelabuhan agar proses evakuasi berjalan aman, cepat, dan efektif.
Sinergi lintas instansi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat pencarian sekaligus memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara maksimal di tengah kondisi perairan.
Di tengah berlangsungnya operasi kemanusiaan, Polda Jatim juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga penumpang, agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.
“Kami saat ini memfokuskan seluruh upaya pada proses evakuasi korban. Kami mengimbau keluarga korban untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi melalui posko resmi yang telah disediakan di pelabuhan terdekat,” pungkas Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Operasi pencarian dan penyelamatan terhadap korban KMP Mutiara Sentosa 2 pun terus dilakukan dengan harapan seluruh penumpang dan awak kapal dapat segera ditemukan, sementara seluruh unsur SAR bekerja tanpa henti demi menjalankan misi kemanusiaan di perairan Sumenep. (*)












Tinggalkan Balasan