Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Arus informasi makin deras, tetapi satu hal tak boleh ikut hanyut: akurasi. Di tengah banjir informasi dan dinamika media sosial, Kejaksaan Negeri (Kejari) Salatiga memilih memperkuat komunikasi dengan insan pers. Bukan sekadar seremoni, pertemuan ini menjadi langkah untuk membangun sinergi dalam menyampaikan informasi hukum yang transparan, profesional, dan dapat dipercaya masyarakat.

Kejari Salatiga menggelar kegiatan penggalangan dan koordinasi bersama insan pers se-Kota Salatiga di Joglo 3 Kejaksaan Negeri Salatiga, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara institusi penegak hukum dan media, sekaligus mendukung optimalisasi Program Kerja Intelijen Tahun Anggaran 2026.

Sejumlah jajaran Kejari Salatiga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Seksi Intelijen Kejari Salatiga Erwin Rionaldy Koloway, Fraditio P. Pranantama, serta jajaran lainnya.

Suasana silaturahmi berlangsung dengan semangat membangun komunikasi yang lebih terbuka antara Kejaksaan dan insan pers yang selama ini menjadi salah satu ujung tombak penyampaian informasi kepada masyarakat.

Kajari Titip Pesan: Media Punya Peran Strategis

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Salatiga Erik Meza Nusantara tidak dapat hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut karena sedang mengikuti agenda pelantikan eselon III di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Meski demikian, Erik tetap menyampaikan pesan dan apresiasi kepada para wartawan yang hadir.

Baca Juga:  Bhayangkari Tuban Tebar Kepedulian, 200 Nasi Kotak Dibagikan ke Tukang Becak dan Ojol

Menurutnya, keberadaan media memiliki peran strategis dalam membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Media tentunya mempunyai peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Melalui pemberitaan yang profesional, masyarakat sangat terbantu mendapatkan informasi yang akurat, berimbang, dan terjamin kebenarannya,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi penekanan penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang membuat sebuah informasi dapat menyebar dalam hitungan detik.

Kondisi tersebut menuntut media untuk semakin mengedepankan profesionalisme. Kecepatan pemberitaan tetap harus berjalan beriringan dengan akurasi, keberimbangan, serta verifikasi informasi.

Karena itu, Kejari Salatiga membuka ruang sinergi dengan insan pers agar komunikasi antara penegak hukum dan media dapat berjalan secara sehat.

Erik mengajak wartawan di Kota Salatiga untuk terus membangun hubungan yang konstruktif dengan Kejaksaan, terutama dalam mendukung penyampaian informasi yang transparan serta menyebarkan pesan-pesan penegakan hukum kepada masyarakat.

“Kami mengajak teman-teman media untuk terus bersinergi bersama Kejaksaan Negeri Salatiga. Kami berharap kerja sama ini dapat terwujud dalam bentuk penyampaian informasi yang transparan, dukungan terhadap penegakan hukum, serta kerja sama yang konstruktif dalam menjaga dinamika media sosial,” katanya.

Menurutnya, sinergi tersebut juga diharapkan mampu ikut meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Media tidak hanya berperan menyampaikan kabar mengenai proses penegakan hukum, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami hak, kewajiban, serta aturan hukum yang berlaku.

Baca Juga:  Satresnarkoba Polres Pasuruan Grebek Rumah di Jatiarjo, Puluhan Paket Sabu Berhasil Disita

Pertemuan Kejari Salatiga dengan insan pers ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi satu hari.

Komunikasi yang terbangun diharapkan dapat terus dijaga dan dikembangkan sehingga ketika muncul persoalan maupun informasi yang membutuhkan penjelasan, komunikasi antara media dan Kejaksaan dapat berlangsung secara profesional.

Bagi masyarakat, hubungan komunikasi yang baik antara media dan aparat penegak hukum juga memiliki arti penting.

Informasi yang diperoleh melalui proses komunikasi yang baik diharapkan dapat mengurangi kesimpangsiuran informasi, terutama terkait isu-isu hukum yang menjadi perhatian publik.

Erik pun berharap kegiatan tersebut menjadi pintu awal untuk mempererat hubungan Kejaksaan dengan media di Kota Salatiga.

“Mari sama-sama kita jalani kerja sama yang sehat, profesional, dan berintegritas demi terwujudnya Kota Salatiga yang lebih baik dan maju,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Salatiga H Surya Yuli menyambut baik kegiatan silaturahmi yang digelar Kejari Salatiga.

Menurutnya, komunikasi antara insan pers dengan aparat penegak hukum merupakan bagian penting yang harus terus dipelihara.

Hubungan yang baik, kata dia, dapat menciptakan ruang komunikasi yang sehat sekaligus mendukung terciptanya pemberitaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami menyambut baik silaturahmi ini. Semoga hubungan yang sudah terjalin dapat semakin erat dan ke depan bisa terbangun kerja sama yang baik antara PWI Kota Salatiga dengan Kejaksaan,” ujar wartawan senior Suara Merdeka tersebut.

Baca Juga:  Perpisahan Pahit di GBT: Persebaya Takluk 1-3 dari Bali United, Muhammad Hidayat Akhiri Delapan Musim

Surya berharap sinergi antara PWI dan Kejaksaan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Salah satunya melalui penyampaian informasi yang edukatif, berimbang, dan mendukung keterbukaan informasi publik.

Pertemuan tersebut pada akhirnya mempertemukan dua unsur yang memiliki peran berbeda tetapi saling berkaitan dalam kehidupan publik: aparat penegak hukum dan media.

Kejaksaan memiliki tugas dalam bidang penegakan hukum, sedangkan media menjalankan fungsi jurnalistik untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Ketika keduanya membangun komunikasi yang sehat, ruang informasi publik diharapkan menjadi semakin berkualitas.

Terlebih di era media sosial, ketika informasi yang belum terverifikasi dapat dengan mudah menyebar luas.

Karena itu, profesionalisme, integritas, akurasi, dan keberimbangan menjadi fondasi penting yang perlu terus dijaga.

Melalui kegiatan penggalangan dan koordinasi tersebut, Kejari Salatiga dan insan pers sepakat pentingnya membangun komunikasi yang sehat dan profesional.

Sinergi itu diharapkan menjadi modal untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang berkualitas, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta mendukung terwujudnya Kota Salatiga yang lebih baik dan maju. (*)