Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Kepulan asap hitam mendadak membubung tinggi dari kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ngawi, Jumat (14/8/2026). Suasana sempat berubah tegang ketika kobaran api muncul dan membuat kepanikan di sekitar lingkungan lapas.

Di tengah situasi darurat tersebut, jajaran Kodim 0805/Ngawi langsung bergerak. Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo, S.Hub., Int., M.H.I., bahkan turun langsung ke lokasi dan mengerahkan tangki pemadam kebakaran beserta personel Kodim untuk membantu proses penanganan api.

Gerak cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk respons terhadap kondisi darurat sekaligus membantu petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait yang berada di lokasi.

Asap hitam yang membumbung ke udara menjadi pemandangan mencolok dari kawasan Lapas Ngawi. Kobaran api yang muncul secara mendadak sempat memicu kepanikan, sehingga langkah pemadaman dan pengamanan segera dilakukan untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh.

Baca Juga:  Polda Jatim Kerahkan Timsus Bongkar Jaringan di Balik Ladang Ganja Terbesar Blitar

Begitu mendapatkan informasi mengenai kebakaran, personel Kodim 0805/Ngawi langsung dikerahkan. Tangki pemadam turut diterjunkan untuk mendukung upaya pemadaman bersama petugas damkar dan unsur terkait lainnya.

Dengan mengandalkan koordinasi dan kerja sama lintas instansi, petugas bahu-membahu menjinakkan kobaran api. Selain fokus memadamkan api, pengamanan di sekitar lokasi juga dilakukan untuk memastikan kondisi tetap terkendali.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Kobaran api berhasil dipadamkan dan petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dandim 0805/Ngawi Letkol Arh Setu Wibowo menegaskan, keterlibatan personel TNI dalam penanganan kebakaran merupakan bentuk kepedulian sekaligus kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

“Yang terpenting adalah keselamatan dan keamanan bersama. Kami siap membantu dan bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam penanganan kejadian seperti ini,” ujar Letkol Arh Setu Wibowo.

Baca Juga:  Tumpeng Kebersamaan di Gempol: HUT ke-80 TNI Jadi Momentum Perkuat Sinergi TNI-Polri

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Setelah api berhasil dijinakkan, petugas melakukan pendinginan dan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan kawasan Lapas Ngawi dalam kondisi aman.

Sementara itu, berdasarkan konfirmasi awak media di lapangan, seorang petugas Lapas Kelas IIB Ngawi yang enggan disebutkan namanya menyebut titik api diduga berasal dari bagian gudang.

“Api berasal dari gudang, diduga dipicu konsleting listrik. Kini masih dalam penyelidikan. Tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil masih didalami oleh Polres Ngawi,” ungkapnya.

Dugaan korsleting listrik tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan. Karena itu, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan sebelum proses pemeriksaan oleh pihak berwenang rampung.

Baca Juga:  Ketua DPR RI Bambang Susetyo Hadir di Koripan, Rupanya Ini Agendanya

Besaran kerugian materiil juga masih dalam pendataan dan pendalaman oleh Polres Ngawi.

Kebakaran tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya respons cepat ketika terjadi situasi darurat, terlebih kebakaran berlangsung di lingkungan lapas yang memiliki karakteristik pengamanan khusus.

Kolaborasi antara TNI, petugas pemadam kebakaran, jajaran lapas, kepolisian, serta instansi terkait menjadi kunci dalam mengendalikan situasi. Kecepatan pengerahan personel dan peralatan pemadam turut membantu mempercepat proses penanganan hingga api berhasil dipadamkan.

Hingga proses penanganan selesai, kondisi di sekitar Lapas Kelas IIB Ngawi dilaporkan aman dan terkendali. Petugas masih melakukan langkah-langkah lanjutan untuk memastikan lokasi benar-benar bebas dari potensi titik api, sementara penyebab dan kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendalaman. (*)