Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Seragam polisi yang biasanya identik dengan tugas penegakan hukum dan pelayanan masyarakat, Jumat (28/8/2026), tampil dengan nuansa berbeda. Para Polisi Wanita (Polwan) Polres Salatiga turun langsung ke tengah penghuni Panti Asuhan Bakti Luhur, Jalan Saparua, Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Bukan membawa operasi penertiban, melainkan membawa kepedulian.

Dalam rangka menyambut Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) ke-78, jajaran Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial (baksos) dan bakti kesehatan (baktikes). Sejumlah kebutuhan pokok diserahkan kepada pihak panti, disusul pemeriksaan kesehatan bagi para penghuni.

Kegiatan tersebut dipimpin AKP Henri Widyoriani, S.H., yang juga menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Salatiga, bersama jajaran Polwan Polres Salatiga.

Suasana panti pun berubah menjadi lebih hangat. Kehadiran para Polwan tidak sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk bercengkerama, membangun komunikasi, serta berbagi semangat bersama anak-anak dan penghuni Panti Asuhan Bakti Luhur.

Bantuan yang disalurkan berupa sejumlah kebutuhan pokok, mulai dari beras, telur, minyak goreng, susu, hingga berbagai bahan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Tak berhenti di urusan dapur, jajaran Polwan juga menghadirkan layanan kesehatan.

Melalui Dokkes Polres Salatiga, para penghuni panti mendapatkan pemeriksaan kesehatan berupa pengecekan tekanan darah. Selain itu, diberikan pula obat, salep, dan vitamin yang disiapkan untuk membantu menjaga kondisi kesehatan para penghuni panti.

Baca Juga:  Tuntas Sudah: Polri Pastikan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Penyelidikan Dugaan Palsu Resmi Dihentikan 

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan oleh Dokter Yenny.

Bukan Sekadar Sembako, Ada Perhatian dan Kehangatan

Kegiatan ini menjadi gambaran bahwa pengabdian Polwan tidak semata-mata berada di balik tugas kepolisian. Di luar rutinitas menjaga keamanan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, para Srikandi Polres Salatiga juga berusaha hadir melalui kegiatan sosial.

Anak-anak panti menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Canda, komunikasi, dan interaksi yang terbangun membuat kegiatan baksos berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Bagi jajaran Polwan Polres Salatiga, bantuan yang diberikan bukan sekadar soal berapa banyak beras, telur, minyak goreng maupun susu yang diserahkan.

Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian untuk berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan semangat kepada mereka yang berada di panti asuhan.

AKP Henri Widyoriani mengatakan, kegiatan baksos dan baktikes tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polwan ke-78.

Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi jajaran Polwan untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat dan menumbuhkan semangat kepedulian terhadap sesama.

“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan rasa syukur dalam menyambut Hari Jadi Polwan Ke-78. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di Panti Asuhan Bakti Luhur. Semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ucap AKP Henri Widyoriani.

Ia menegaskan, keberadaan Polwan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas kepolisian. Ada tanggung jawab sosial yang juga harus diwujudkan melalui kehadiran nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Kreasi Pangan Lokal, Solusi Gizi Seimbang: Kecamatan Sidoarjo Juara Lomba Cipta Menu B2SA 2025

Karena itu, kegiatan sosial seperti baksos dan baktikes diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial peringatan hari jadi.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan hari ini dapat memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak, serta menjadi bagian dari pengabdian Polwan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kapolres Salatiga AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., M.H.

Kapolres menilai kegiatan sosial yang dilakukan jajaran Polwan merupakan bagian dari semangat Polri untuk terus hadir, peduli, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurutnya, Hari Jadi Polwan ke-78 tidak semestinya hanya dimaknai sebagai momentum untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Polisi Wanita.

Lebih dari itu, hari jadi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian dan menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Saya mengapresiasi kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Polwan Polres Salatiga. Hari Jadi Polwan Ke-78 hendaknya tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan pengabdian Polwan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas AKBP Jonathan David Harianthono.

Kapolres menegaskan, kepedulian sosial merupakan bagian dari semangat pengabdian anggota Polri.

Baca Juga:  Obor Menyala, Kepala Tertunduk! Pangdam Diponegoro Pimpin Renungan Suci HUT ke-81 RI di Giri Tunggal

Kehadiran polisi di tengah masyarakat, kata dia, diharapkan tidak hanya dirasakan ketika personel menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi penghuni Panti Asuhan Bakti Luhur. Saya berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus tumbuh dalam diri seluruh personel Polres Salatiga. Dengan begitu, kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Srikandi Salatiga, Hadir dengan Sentuhan Kemanusiaan

Kegiatan baksos dan baktikes tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Bantuan kebutuhan pokok yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penghuni Panti Asuhan Bakti Luhur. Sementara pemeriksaan kesehatan menjadi bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan para penghuni panti.

Di tengah kesibukan menjalankan tugas kepolisian, para Polwan Polres Salatiga memilih menyempatkan diri hadir dan berbagi.

Pesannya sederhana, tetapi kuat: pengabdian tidak selalu tentang tindakan besar. Terkadang, hadir, mendengar, berbagi dan memberikan perhatian juga menjadi bentuk pelayanan yang berarti.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polwan Polres Salatiga menunjukkan bahwa peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 tidak hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga diisi dengan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Dari Panti Asuhan Bakti Luhur, semangat Hari Jadi Polwan ke-78 pun digaungkan melalui kepedulian, kesehatan, kebersamaan, dan pengabdian kemanusiaan. (*)