Laporan: Budi Santoso

SRAGEN | SUARAGLOBAL.COM — Musim kemarau panjang mulai membuat sebagian warga di wilayah pinggiran Kabupaten Sragen harus berjibaku memenuhi kebutuhan air bersih. Kondisi itu dirasakan warga Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, yang mulai kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian datang dari Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Guru Roudlotul Athfal (IGRA) Kabupaten Sragen. Sebanyak 30 ribu liter air bersih disalurkan kepada warga yang terdampak krisis air bersih, Sabtu (12/9/2026).

Bantuan tersebut didistribusikan kepada masyarakat di Dusun Kowang RT 06A dan Dusun Ngargorejo RT 21A, Desa Ngargotirto, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Penyaluran air bersih dilakukan di sejumlah titik penampungan sementara. Total bantuan mencapai 30 ribu liter yang dibawa menggunakan tiga tangki air, masing-masing berkapasitas 10 ribu liter.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin Ketua PD IGRA Kabupaten Sragen, Sri Wahyuni, S.Pd., bersama jajaran pengurus. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi persoalan ketersediaan air bersih akibat kemarau panjang.

Baca Juga:  Tragedi KMP Mutiara Sentosa II, Polda Jatim Dirikan Posko DVI dan Posko Darurat untuk Korban

Sri Wahyuni mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen PD IGRA untuk tidak hanya bergerak dalam bidang pendidikan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat ketika terjadi persoalan sosial yang menyangkut kebutuhan dasar.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan utama yang tidak dapat ditunda. Ketika masyarakat mengalami kesulitan memperoleh air, maka berbagai pihak yang memiliki kemampuan diharapkan dapat ikut bergerak membantu.

“PD IGRA harus hadir bukan hanya dalam ruang-ruang pertemuan, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan. Air bersih adalah kebutuhan dasar. Karena itu, ketika ada saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan air, kita harus bergerak dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan kita,” ujar Sri Wahyuni.

Ia menambahkan, bantuan air bersih tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama.

Menurut Sri Wahyuni, bantuan yang disalurkan mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air bersih, bantuan tersebut memiliki arti yang sangat besar.

Baca Juga:  Transformasi Berbuah Prestasi! Perum Jasa Tirta I Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah BUMN 2026

“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih, ini sangat berarti. Yang paling penting bukan hanya bantuan yang kita berikan, tetapi bagaimana kita membangun rasa kepedulian dan kebersamaan,” katanya.

Sri Wahyuni berharap kegiatan sosial serupa dapat terus dilakukan di wilayah lain yang mengalami persoalan kekurangan air bersih selama musim kemarau.

“PD IGRA akan terus berusaha hadir bersama masyarakat ketika musim kemarau panjang yang mengakibatkan wilayah pinggiran Kabupaten Sragen kekurangan air bersih,” imbuhnya.

Sementara itu, warga Dusun Kowang, Fujiwati, mengaku sangat terbantu dengan bantuan air bersih yang diberikan PD IGRA Kabupaten Sragen.

Ia mengatakan, kemarau panjang membuat warga harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan air bersih. Air yang tersedia harus dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Fujiwati pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran PD IGRA yang telah turun langsung membantu masyarakat Desa Ngargotirto.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim IGRA yang telah peduli membantu memberikan bantuan air bersih kepada warga masyarakat Desa Ngargotirto. Karena di musim kemarau yang panjang ini kami sangat kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkap Fujiwati.

Baca Juga:  DPRD Kaltim Terima Kunjungan Kerja DPRD Kubar

Menurutnya, kebutuhan air bersih warga masih cukup tinggi. Ia berharap bantuan dari berbagai pihak dapat terus berdatangan, sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani selama musim kemarau.

“Kami juga berharap dari berbagai pihak untuk memberikan bantuan air bersih, kalau bisa dalam satu minggu dua kali pengiriman. Dengan hadirnya PD IGRA ini kami sangat terbantu sekali,” ujarnya sembari mengambil air dari penampungan.

Usai proses penyaluran, Sri Wahyuni kembali menegaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang sedang menghadapi kesulitan air bersih.

Ia berharap air yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Semoga bantuan air bersih ini bisa sedikit meringankan beban warga Ngargotirto dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (*)