Saat Air Jadi Barang Berharga, Polres Bangkalan Kirim 48 Ribu Liter untuk Warga

Laporan: Iswahyudi Artya
BANGKALAN | SUARAGLOBAL.COM — Di tengah teriknya musim kemarau yang membuat sumber-sumber air warga semakin menipis, delapan truk tangki bergerak membawa kabar baik ke sejumlah wilayah di Kabupaten Bangkalan, Madura. Sebanyak 48.000 liter air bersih disalurkan Polres Bangkalan Polda Jawa Timur untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Selasa (15/9/2026) dengan menyasar dua wilayah yang terdampak kekeringan, yakni Desa Pangeleyan, Kecamatan Tanah Merah, dan Desa Kranggan Timur, Kecamatan Galis.
Delapan unit truk tangki dikerahkan untuk mengangkut dan mendistribusikan air secara langsung kepada masyarakat. Bantuan ini menjadi salah satu langkah cepat jajaran Polres Bangkalan dalam merespons kebutuhan dasar warga yang terdampak kondisi kekeringan.
Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H., mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus respons kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan pasokan air.
“Hari ini kami mendistribusikan bantuan air bersih untuk membantu meringankan beban masyarakat. Respons warga sangat positif mengingat kebutuhan akan air bersih saat ini bersifat mendesak,” ujar AKBP Wibowo.
Menurutnya, kondisi kekeringan membutuhkan penanganan secara bersama-sama. Karena itu, Polres Bangkalan terus memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bangkalan serta instansi pemerintah daerah terkait.
Langkah tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sesaat, tetapi dapat disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat.
Kedatangan armada truk tangki di tengah permukiman warga pun disambut antusias. Masyarakat segera memanfaatkan air yang didistribusikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.
Bagi warga yang selama musim kemarau harus menghadapi keterbatasan sumber air, setiap liter air bersih menjadi sangat berarti. Bantuan tersebut setidaknya memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar sembari menunggu kondisi sumber air kembali membaik.
Salah seorang warga Desa Pangeleyan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Bangkalan dan seluruh pihak yang terlibat dalam pendistribusian bantuan.
“Alhamdulillah. Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres beserta seluruh instansi terkait atas bantuan air bersih ini. Bantuan ini sangat bernilai dan meringankan kesulitan kami sehari-hari,” ungkap warga tersebut.
Kapolres Bangkalan menegaskan bahwa kepolisian akan terus memantau wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan. Pemetaan daerah yang membutuhkan bantuan air bersih akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan distribusi berikutnya.
Polres Bangkalan juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap dampak kekeringan dapat dilakukan secara terpadu.
“Kami menegaskan bahwa Polres Bangkalan, bersama dengan segenap instansi pemerintah daerah terkait, akan terus bersinergi guna menghadirkan solusi konkret dan bantuan yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tegas AKBP Wibowo.
Distribusi 48.000 liter air bersih tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Bangkalan membantu masyarakat menghadapi musim kemarau. Selain memenuhi kebutuhan air sehari-hari, langkah tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam merespons persoalan kekeringan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Dengan pemantauan yang terus dilakukan, distribusi air bersih berikutnya diharapkan dapat diarahkan ke wilayah yang tingkat kebutuhannya semakin tinggi. Polisi bersama pemerintah daerah pun terus memetakan kondisi lapangan agar bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran. (*)












Tinggalkan Balasan