Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Suasana pagi di Dukuh Pendem, Desa Bengle, Kecamatan Wonosamodro, Kabupaten Boyolali, mendadak dikejutkan oleh kabar ditemukannya seorang warga dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya, Sabtu (19/9/2026).

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 04.55 WIB. Seorang anggota keluarga yang berada di rumah menemukan korban di bagian dapur. Temuan tersebut sontak membuat keluarga terkejut dan kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian melalui Polsek Wonosegoro.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Wonosegoro bersama Polsubsektor Wonosamodro segera bergerak menuju lokasi. Polisi kemudian melakukan penanganan awal sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi di lokasi serta mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut.

Baca Juga:  Dari Prambanan hingga Persahabatan Dua Bangsa, PM Modi Sebut Prabowo Pemimpin Visioner

Di lokasi kejadian, petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Polisi juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut sebagai bagian dari proses penanganan dan pemeriksaan di TKP.

Untuk memastikan kondisi korban, kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Wonosamodro. Tim medis melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah di lokasi.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Pemeriksaan medis juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Keterangan dari pihak keluarga dan warga sekitar menyebutkan, korban sebelumnya diketahui telah lama mengalami penyakit menahun. Kondisi tersebut menjadi salah satu informasi yang turut disampaikan kepada petugas dalam proses pemeriksaan.

Baca Juga:  Hari Anak Nasional Jadi Titik Balik: Kanwil Ditjenpas Jateng Beri Remisi untuk Puluhan Anak

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas dan tenaga medis, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian tersebut. Keluarga juga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Penolakan tersebut kemudian dituangkan dalam surat pernyataan.

Setelah seluruh proses penanganan di lokasi selesai, jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.

Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H., mengatakan, kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur setelah menerima laporan mengenai adanya warga yang ditemukan meninggal dunia.

Menurutnya, tahapan penanganan dilakukan mulai dari mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang yang berkaitan dengan kejadian, hingga berkoordinasi dengan tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Petugas telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan memastikan situasi di lokasi tetap aman serta kondusif. Kami juga mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujar AKP Winarsih.

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-77, Polwan Polda Jatim Tebar Kasih di Panti Asuhan Sidoarjo

Ia menambahkan, kepolisian juga membuka akses bagi masyarakat yang membutuhkan kehadiran petugas atau menghadapi berbagai permasalahan yang memerlukan bantuan kepolisian.

Masyarakat dapat menghubungi layanan Yanpol Call Center 110 yang tersedia selama 24 jam.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kepedulian antaranggota keluarga maupun warga di lingkungan sekitar, terutama terhadap kondisi warga yang tengah mengalami persoalan kesehatan. Dengan kepedulian bersama, kondisi darurat di lingkungan tempat tinggal diharapkan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani. (*)