Laporan: Wahyu Widodo

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Ketelitian mengolah angka akhirnya berbuah penghargaan. Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah meraih Terbaik III dalam Penilaian Laporan Keuangan Tingkat UAPPA-W Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori UAPPA-W dengan jumlah lebih dari 58 satuan kerja di lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Jawa Tengah, Selasa (29/9).

Capaian itu menjadi bentuk apresiasi terhadap ketepatan, kesesuaian, dan akurasi penyusunan laporan keuangan yang dilakukan Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.

Bukan sekadar urusan administrasi, laporan keuangan menjadi salah satu cermin bagaimana sebuah instansi mengelola anggaran dan mempertanggungjawabkan setiap penggunaan keuangan negara. Karena itu, ketelitian data menjadi bagian penting dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.

Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Mardi Santoso, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah berkontribusi dalam menjaga kualitas pengelolaan sekaligus pelaporan keuangan.

Baca Juga:  Data Warga Binaan Tak Boleh Ketinggalan, Rutan Salatiga Ikuti Pleno PDPB Triwulan III

“Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja bersama seluruh jajaran. Ketepatan, kesesuaian, dan akurasi dalam penyusunan laporan keuangan harus terus dijaga sebagai bagian dari komitmen kita terhadap tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan,” ujar Mardi.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak boleh berhenti sebagai sebuah pencapaian administratif. Justru, penghargaan itu harus menjadi pemacu bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan.

Mardi menegaskan, setiap data yang masuk dalam laporan harus melalui proses penyusunan yang cermat. Ketepatan waktu juga menjadi perhatian agar laporan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.

“Jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki tata kelola. Setiap data dan laporan harus disusun secara cermat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polda Jatim Bongkar 1.870 Kasus Narkoba, 2.382 Tersangka Berhasil Diciduk dalam Tiga Bulan

Data Harus Selaras

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah, Bayu Andy Prasetya, turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pencapaian Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.

Bayu menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan berdasarkan sejumlah kriteria yang berkaitan dengan ketepatan dan kesesuaian laporan keuangan yang disusun dengan data pada sistem yang menjadi rujukan pengelolaan keuangan negara.

“Selamat dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Penghargaan ini berdasarkan kriteria klasifikasi ketepatan dan kesesuaian laporan keuangan yang disusun dengan data di SPAN/Monsakti,” ungkap Bayu.

Penilaian tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya konsistensi antara laporan yang disusun oleh satuan kerja dengan data yang tercatat dalam sistem.

Bagi Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, penghargaan Terbaik III ini menjadi tambahan energi untuk terus membenahi pengelolaan keuangan. Ketelitian dalam memasukkan data, kesesuaian laporan, hingga ketepatan waktu penyampaian menjadi bagian yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga:  Kreativitas Menggema di Hari Guru: JSIT Jateng Umumkan Para Juara Lomba Video 2025

Capaian tersebut juga menjadi bukti bahwa kualitas tata kelola keuangan dibangun dari kerja bersama. Tidak hanya mengandalkan satu bagian atau satu orang, tetapi membutuhkan konsistensi seluruh jajaran dalam memastikan setiap proses berjalan sesuai ketentuan.

Ke depan, Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat akuntabilitas pengelolaan keuangan, meningkatkan ketelitian dalam penyusunan laporan, serta memastikan kesesuaian data.

Penghargaan itu pun diharapkan bukan menjadi garis akhir, melainkan menjadi pengingat bahwa di balik setiap angka dalam laporan keuangan terdapat tanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan negara.

Dengan semangat tersebut, Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah terus mendorong tata kelola yang semakin efektif, transparan, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. (*)