Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Sebanyak 591 lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga resmi menyandang gelar akademik setelah mengikuti Wisuda ke-13 Tahun 2026, Sabtu (3/10). Menariknya, dari ratusan lulusan tersebut, mayoritas merupakan perempuan dengan jumlah mencapai 432 orang atau sekitar 73 persen.

Wisuda tersebut menjadi salah satu momentum penting bagi UIN Salatiga dalam menandai lahirnya ratusan lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, mulai program doktor, magister hingga sarjana.

Ketua Panitia Wisuda ke-13 UIN Salatiga, Prof. Miftahuddin, mengatakan, dari total 591 wisudawan, sebanyak 159 orang atau 27 persen merupakan laki-laki. Sementara 432 wisudawan lainnya atau 73 persen merupakan perempuan.

“Dari total 591 wisudawan, sebanyak 159 orang atau 27 persen laki-laki dan 432 orang atau 73 persen perempuan,” ujar Prof. Miftahuddin.

Jika dilihat berdasarkan jenjang pendidikan, tiga lulusan berasal dari Program Doktor Pendidikan Agama Islam. Kemudian sebanyak 19 lulusan merupakan program magister, sedangkan mayoritas lainnya, yakni 569 lulusan, berasal dari program sarjana yang tersebar di lima fakultas.

Baca Juga:  Santunan 1.000 Anak Yatim di Salatiga, Robby Hernawan: “Semoga PT Sukun Terus Menebar Manfaat

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menjadi penyumbang wisudawan terbanyak dengan 192 orang. Berikutnya Fakultas Syariah sebanyak 103 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 98 orang, Fakultas Dakwah 93 orang, serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora sebanyak 83 orang.

IPK Tinggi, Masa Studi Beragam

Selain jumlah lulusan yang cukup besar, capaian akademik para wisudawan juga menjadi bagian penting dalam Wisuda ke-13 UIN Salatiga.

Untuk program sarjana, rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,74. Sementara rata-rata IPK lulusan program magister mencapai 3,86 dan program doktor mencapai 3,84.

Adapun IPK tertinggi pada wisuda kali ini mencapai 3,95 untuk program sarjana dan magister. Sedangkan pada program doktor, IPK tertinggi tercatat mencapai 3,92.

Capaian tersebut menunjukkan adanya lulusan yang mampu menyelesaikan pendidikan dengan prestasi akademik tinggi, meski masa studi yang ditempuh para wisudawan cukup beragam.

Untuk program sarjana, rata-rata masa studi tercatat 4,6 tahun. Sementara program magister memiliki rata-rata masa studi 2,2 tahun dan program doktor rata-rata 3,5 tahun.

Baca Juga:  Satpam 45 Tahun Mengabdi: Kapolres Lamongan Tekankan Profesionalisme Garda Keamanan

Dalam kategori masa studi tercepat, lulusan program sarjana mampu menyelesaikan pendidikan dalam waktu 3,6 tahun. Program magister tercatat 1,9 tahun, sedangkan program doktor 3,2 tahun.

Ada Wisudawan Berusia 20,6 Tahun

Dari sisi usia, wisuda kali ini juga mencatat sejumlah lulusan yang tergolong muda.

Wisudawan termuda dari program sarjana tercatat berusia 20,6 tahun. Sedangkan pada program magister, wisudawan termuda berusia 23,5 tahun dan program doktor 27,4 tahun.

Angka tersebut menjadi bagian dari gambaran perjalanan akademik para lulusan UIN Salatiga yang datang dari berbagai latar belakang dan jenjang pendidikan.

Prof. Miftahuddin mengatakan, perjalanan panjang UIN Salatiga dalam mencetak lulusan tidak hanya dimulai sejak institusi tersebut berstatus sebagai UIN.

Jika ditarik ke belakang, sejak masih berstatus Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga hingga saat ini, UIN Salatiga telah mewisuda sebanyak 30.171 lulusan.

Baca Juga:  Jawa Timur Percepat Digitalisasi: Forum Kolaborasi SPBE Bahas Integrasi dan Layanan Berbasis Warga

Jumlah tersebut menjadi catatan perjalanan panjang lembaga pendidikan tinggi Islam di Salatiga dalam menjalankan fungsi pendidikan dan mencetak sumber daya manusia dari berbagai bidang keilmuan.

Wisuda ke-13 Tahun 2026 pun menjadi bagian dari perjalanan tersebut. Sebanyak 591 lulusan kini meninggalkan bangku kuliah dengan bekal pendidikan dari berbagai disiplin ilmu.

Mulai dari pendidikan, syariah, dakwah, humaniora hingga ekonomi dan bisnis Islam.

Dengan berakhirnya prosesi wisuda, para lulusan selanjutnya akan menghadapi dunia yang lebih luas. Gelar akademik yang diperoleh menjadi bekal untuk melanjutkan kiprah di tengah masyarakat, dunia kerja, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Bagi UIN Salatiga, momentum tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa proses mencetak generasi terdidik terus berlangsung dari waktu ke waktu.

Sebanyak 591 lulusan yang diwisuda pada 2026 menambah panjang daftar alumni UIN Salatiga, sekaligus memperkuat catatan perjalanan institusi yang hingga kini telah menghasilkan 30.171 lulusan sejak era Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga. (*)