Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana Balai Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Rabu (7/10/2026), mendadak lebih ramai. Puluhan warga, keluarga dan kerabat mengiringi langkah Purwanto, warga asli Dukuh Krajan 2, yang resmi menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Kepala Desa Bener periode 2027–2035.

Pria 53 tahun yang akrab disapa Apung itu datang tidak sendirian. Istri, anak, saudara dan puluhan tetangganya turut mengantarkan dirinya menuju lokasi pendaftaran.

Mengenakan kemeja putih dan celana hitam, Apung terlihat mantap memasuki Balai Desa Bener. Kedatangannya langsung disambut panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bener.

Bagi Apung, pendaftaran tersebut bukan sekadar formalitas. Langkah itu menjadi penegasan keseriusannya untuk ikut bertarung dalam kontestasi kepemimpinan Desa Bener.

Apalagi, dirinya mengaku telah memperoleh dukungan serta doa restu dari berbagai pihak.

“Saat ini sejumlah persiapan sudah kami lakukan. Langkah awalnya adalah pengumpulan berkas dan pengecekan bakal calon kepala desa Bener,” ujar Apung kepada wartawan.

Pengalaman pemerintahan desa juga menjadi modal yang dibawanya. Apung tercatat telah menjadi perangkat Desa Bener sejak 2009. Saat ini, ia dipercaya sebagai Kepala Dusun Krajan 2.

Baca Juga:  Musnahkan Ribuan Gram Narkoba, Polres Tanjung Perak Tegaskan Komitmen Transparansi Penegakan Hukum Sepanjang 2025

Pengalaman selama bertahun-tahun bersentuhan langsung dengan masyarakat membuat dirinya memahami berbagai persoalan yang dihadapi warga dari dekat.

Tak ingin sekadar mengumbar janji politik, Apung mengusung semangat kerja nyata apabila nantinya mendapatkan amanah masyarakat.

Sebelum pendaftaran, ia mengaku telah melakukan komunikasi dengan sejumlah warga. Tradisi “sowan” pun dilakukan untuk menyerap aspirasi sekaligus meminta doa dan dukungan.

“Pilkades tinggal 63 hari lagi,” kata Purwanto.

Dengan waktu yang semakin dekat menuju hari pemungutan suara, Apung mengaku berbagai persiapan terus dilakukan. Namun, tahapan awal tetap dijalani sesuai mekanisme yang telah ditentukan panitia.

Selain menyerahkan berkas persyaratan pendaftaran, Apung juga menyerahkan surat cuti sebagai perangkat desa.

Surat tersebut disampaikan sembari menunggu proses penetapan dirinya sebagai calon kepala desa sesuai tahapan Pilkades.

Jadi Bacalon Pertama yang Kembalikan Berkas

Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Bener, Sunu Pancariatno, membenarkan bahwa sudah terdapat beberapa bakal calon yang mengambil formulir pendaftaran.

Namun, hingga Rabu (7/10/2026), Purwanto menjadi bakal calon pertama yang secara resmi mengembalikan formulir beserta seluruh persyaratan administrasinya.

“Saudara Purwanto bacalon kades yang pertama mengembalikan formulir, disertai dengan syarat administrasi lain. Oleh tim telah diperiksa dan dinyatakan lengkap,” kata Sunu.

Baca Juga:  Gotong Royong Bangun Harapan: Bedah Rumah di Banyuwangi Jadi Cahaya Baru bagi Warga Miskin

Dengan jumlah pemilih mencapai 4.535 orang, Pilkades Bener diperkirakan akan menjadi salah satu kontestasi yang menarik perhatian masyarakat setempat.

Kehadiran bakal calon dari kalangan putra daerah seperti Purwanto juga membawa warna tersendiri dalam dinamika politik desa.

Pengalaman sebagai perangkat desa selama lebih dari satu dekade menjadi salah satu bekal yang ditawarkan kepada masyarakat.

Pilkades Serentak Kabupaten Semarang

Sebelumnya, pendaftaran bakal calon kepala desa dalam Pilkades serentak Kabupaten Semarang 2026 telah dibuka mulai 5 hingga 15 Oktober 2026.

Sementara itu, kepala desa yang masa jabatannya habis tetap menjalankan tugas hingga masa jabatannya berakhir atau sampai kepala desa hasil Pilkades Serentak dilantik.

Pemungutan suara Pilkades serentak Kabupaten Semarang dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2026.

Ketentuan mengenai masa jabatan kepala desa juga mengalami perubahan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa, masa jabatan kepala desa diperpanjang dari enam tahun menjadi delapan tahun.

Di Kabupaten Semarang, terdapat 140 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak. Pelaksanaan pemungutan suara tersebut akan tersebar di sekitar 900 Tempat Pemungutan Suara (TPS), dengan kapasitas sekitar 600 pemilih per TPS.

Baca Juga:  Peduli Bencana Gempa Bumi di Lombok, MPC Pemuda Pancasila Temanggung Gelar Bakti Sosial Galang Dana Bantuan

15 Desa di Tengaran Ikut Pilkades

Camat Tengaran, Sri Sulistyorini, menjelaskan pelaksanaan Pilkades serentak di wilayah Kecamatan Tengaran terbagi dalam beberapa gelombang.

Untuk gelombang pertama terdapat 10 desa, yakni Sugihan, Sruwen, Tegalrejo, Tengaran, Klero, Regunung, Butuh, Bener, Tegalwaton dan Barukan.

Kemudian gelombang kedua meliputi Patemon, Karangduren dan Nyamat.

Sedangkan Desa Duren dan Cukil masuk dalam gelombang ketiga.

Dengan tahapan pendaftaran yang masih berlangsung, dinamika Pilkades di Desa Bener dipastikan masih akan berkembang. Sejumlah nama bakal calon lainnya berpeluang ikut meramaikan perebutan kursi kepala desa.

Sementara Purwanto telah mengambil langkah lebih awal. Sebagai putra asli Bener sekaligus perangkat desa yang telah bertahun-tahun berada di tengah masyarakat, ia memilih membuktikan keseriusannya melalui jalur pendaftaran resmi.

Kini, masyarakat Bener tinggal menunggu bagaimana kontestasi tersebut bergulir dan siapa saja yang akhirnya ditetapkan sebagai calon kepala desa.

Bagi Apung, kontestasi bukan hanya tentang meraih jabatan. Lebih dari itu, ia ingin membawa pengalaman dan kedekatannya dengan masyarakat menjadi modal untuk memberikan kerja nyata, bukan sekadar janji belaka. (*)