Laporan: Wahyu Widodo

GROBOGAN | SUARAGLOBAL.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, A.Md.IP., S.H., M.H. Tak sekadar menyelesaikan pendidikan kepemimpinan, ia berhasil menembus jajaran peserta terbaik dengan meraih predikat Terbaik II dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti kesungguhan dalam meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kemampuan manajerial, serta mengembangkan pola kepemimpinan yang mampu mendorong perubahan positif di lingkungan pemasyarakatan.

Bagi Lapas Kelas IIB Purwodadi, penghargaan ini bukan hanya menjadi kebanggaan institusi. Lebih dari itu, prestasi tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat untuk menghadirkan inovasi pelayanan, memperkuat pembinaan warga binaan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pengumuman peserta terbaik sekaligus penutupan PKA Angkatan I Tahun 2026 berlangsung di Gedung Garuda, Balai Besar Pengembangan Kompetensi Aparatur Pemerintahan Dalam Negeri III (BBPKA-PDN III), Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut secara resmi ditutup oleh Kepala BBPKA-PDN III, M. Weli Septiya Putra. Dalam kesempatan itu, diumumkan pula sepuluh peserta terbaik yang berhasil menunjukkan kompetensi dan capaian selama mengikuti rangkaian pelatihan.

Bukan Sekadar Gelar, tetapi Bekal Membawa Perubahan

Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan program pengembangan kompetensi yang dirancang untuk membekali pejabat administrator dengan kemampuan memimpin unit kerja, mengelola kinerja, serta menyusun langkah strategis dalam meningkatkan kualitas organisasi.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan kepemimpinan, memperkuat kolaborasi, dan mengembangkan aksi perubahan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga:  Hari Anak Nasional Jadi Titik Balik: Kanwil Ditjenpas Jateng Beri Remisi untuk Puluhan Anak

Dalam konteks penyelenggaraan pemasyarakatan, kompetensi tersebut memiliki peran penting. Tantangan pelayanan dan pembinaan membutuhkan pemimpin yang tidak hanya mampu menjalankan rutinitas organisasi, tetapi juga tanggap terhadap persoalan, terbuka terhadap inovasi, serta mampu menggerakkan seluruh jajaran menuju tujuan bersama.

Predikat Terbaik II yang diraih Erik Murdiyanto menjadi salah satu capaian yang diharapkan dapat memperkuat penerapan kompetensi tersebut dalam pelaksanaan tugas di Lapas Kelas IIB Purwodadi.

Erik Murdiyanto: Prestasi Jadi Motivasi untuk Terus Berinovasi

Erik Murdiyanto menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya mengikuti PKA Angkatan I Tahun 2026.

Menurutnya, penghargaan tersebut bukanlah titik akhir perjalanan dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan. Sebaliknya, predikat Terbaik II menjadi dorongan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan menghadirkan perubahan yang membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.

“Predikat Terbaik II ini merupakan motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat kepemimpinan, dan menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama PKA akan menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, mengoptimalkan pembinaan warga binaan, serta mendorong kinerja jajaran Lapas Purwodadi agar semakin profesional dan berintegritas,” ungkap Erik.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa hasil pelatihan diharapkan tidak berhenti pada pencapaian akademis atau penghargaan semata. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh perlu diterjemahkan menjadi langkah konkret dalam menjalankan tugas, meningkatkan efektivitas kerja, dan memperbaiki mutu pelayanan.

Bagi jajaran pemasyarakatan, kepemimpinan yang kuat juga diperlukan untuk membangun lingkungan kerja yang solid, menumbuhkan kedisiplinan, serta memastikan program pembinaan berjalan sesuai tujuan.

Baca Juga:  Kapolres Magelang, AKBP Yudianto: Reward Adalah Untuk Beri Motivasi Kerja Untuk Kompetisi Positif

Kepemimpinan Bukan Kerja Sendiri

Erik juga menekankan bahwa keberhasilan seorang pemimpin tidak semata-mata diukur dari prestasi pribadi. Kemampuan membangun kerja sama, menggerakkan tim, dan memastikan setiap program memberikan dampak positif merupakan bagian penting dari kepemimpinan.

Pandangan tersebut menjadi pengingat bahwa kemajuan organisasi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur di dalamnya. Pemimpin harus mampu menyatukan visi, mendorong partisipasi jajaran, serta menciptakan budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab.

Di lingkungan Lapas Kelas IIB Purwodadi, semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antarpetugas sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.

Pembinaan warga binaan juga menjadi salah satu perhatian penting. Program yang dijalankan diharapkan mampu memberikan bekal keterampilan, membangun kesadaran, dan mendukung kesiapan warga binaan untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.

Dengan demikian, ukuran keberhasilan kepemimpinan tidak hanya terlihat dari capaian internal organisasi, tetapi juga dari manfaat pelayanan dan pembinaan yang dirasakan oleh penerima layanan serta masyarakat luas.

Sepuluh Peserta Terbaik PKA Angkatan I Tahun 2026

Dalam penutupan PKA Angkatan I Tahun 2026, panitia mengumumkan sepuluh peserta yang berhasil meraih predikat terbaik. Erik Murdiyanto menempati posisi kedua dalam daftar tersebut.

Berikut daftar lengkap sepuluh peserta terbaik:

Terbaik I: Martiyono, S.Pd., M.Pd.

Terbaik II: Erik Murdiyanto, A.Md.IP., S.H., M.H.

Terbaik III: Moh Nur Faiq, S.T.

Baca Juga:  Patroli Dialogis Babinsa Koramil 10/Sumowono Beri Rasa Aman dan Nyaman di Masyarakat Binaan

Terbaik IV: Hariman Latuconsina, S.STP.

Terbaik V: Dewi Cahyaningtyas, S.STP., M.M.

Terbaik VI: Uun Sancahya Hendarayana Sukma, S.H., M.Hum.

Terbaik VII: Agus Noto Sutrisno, S.T., M.Sc.

Terbaik VIII: Liston Harison Simatupang, S.E., M.SI.M.

Terbaik IX: Ira Mardiana Mangkona, S.Sos., M.M.

Terbaik X: Asep Dwi Nugroho, S.E., M.M.

Masuknya Erik dalam jajaran sepuluh peserta terbaik menjadi capaian yang membanggakan bagi keluarga besar Lapas Kelas IIB Purwodadi. Prestasi ini sekaligus memperlihatkan pentingnya peningkatan kompetensi sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

Saatnya Prestasi Berbuah Manfaat

Ke depan, Erik Murdiyanto diharapkan dapat terus mengembangkan kepemimpinan yang adaptif, mendorong inovasi berkelanjutan, dan memperkuat kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan di Lapas Kelas IIB Purwodadi.

Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan hasil pembelajaran selama pelatihan menjadi program kerja yang terukur, relevan dengan kebutuhan organisasi, dan memberikan manfaat bagi warga binaan maupun masyarakat.

Prestasi tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi, serta menjaga integritas dalam menjalankan amanah.

Lapas Kelas IIB Purwodadi menyambut bangga capaian yang diraih Kalapas Erik Murdiyanto. Semangat untuk terus berkarya dan berinovasi diharapkan menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

Sebab, kepemimpinan yang sesungguhnya bukan hanya tentang meraih predikat terbaik, melainkan juga tentang menghadirkan perubahan dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak orang. (*)