Dari Balik Jeruji, Semangat Merah Putih Tetap Berkobar! Warga Binaan Lapas Purwodadi Ikuti Upacara

Laporan: Wahyu Widodo
GROBOGAN | SUARAGLOBAL.COM – Semangat cinta tanah air tidak mengenal batas tempat maupun keadaan. Dari balik tembok pemasyarakatan, nilai-nilai kebangsaan terus ditanamkan sebagai bagian penting dalam membentuk karakter dan tanggung jawab warga binaan.
Hal tersebut tercermin dalam pelaksanaan upacara bendera yang diikuti warga binaan dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi di lapangan lapas, Senin (19/10/2026). Upacara berlangsung khidmat dan tertib, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat rasa nasionalisme serta menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan penuh keseriusan. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi rutinitas seremonial, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang dijalankan Lapas Purwodadi untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab.
Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto, menegaskan bahwa pelaksanaan upacara bendera merupakan salah satu wujud nyata untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan warga binaan.
“Tentunya sebagai wujud nyata rasa nasionalisme, kami menggelar upacara bendera ini yang sekaligus menggugah kecintaan terhadap tanah air kepada seluruh warga binaan yang mengikuti,” kata Erik Murdiyanto.
Menurutnya, penanaman nilai kebangsaan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan. Melalui kegiatan semacam ini, warga binaan diharapkan semakin memahami pentingnya menghormati simbol negara, menjaga kedisiplinan, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjalankan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat.
Kesungguhan warga binaan selama mengikuti upacara juga menjadi gambaran pelaksanaan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap tata tertib, tetapi turut mendorong pembentukan sikap dan karakter yang lebih baik.
Perkuat Disiplin dan Tanggung Jawab
Usai pelaksanaan upacara, Erik menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga binaan yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib. Ia menilai kepatuhan terhadap aturan dan tata tertib merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang berlangsung di dalam lapas.
“Tentunya kami mengapresiasi seluruh warga binaan yang mengikuti upacara dengan tertib, taat pada aturan sebagai bagian dari program pembinaan di Lapas,” lanjutnya.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi dorongan agar sikap disiplin dan tanggung jawab terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari selama menjalani masa pembinaan.
Bagi Lapas Purwodadi, pembinaan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan aturan di dalam lingkungan pemasyarakatan. Lebih dari itu, berbagai kegiatan pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, membangun sikap positif, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Karena itu, kegiatan yang menanamkan nilai nasionalisme, kedisiplinan, dan penghormatan terhadap simbol negara menjadi bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih bertanggung jawab.
Pelayanan dan Hak Warga Binaan Tetap Jadi Prioritas
Selain memperkuat pembinaan kepribadian, Erik memastikan bahwa seluruh program pembinaan, pelayanan, serta pemenuhan hak-hak warga binaan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Ia juga menegaskan bahwa layanan dan pemenuhan hak tersebut tidak dipungut biaya. Dengan demikian, warga binaan dapat mengikuti program pembinaan dan memperoleh pelayanan sesuai ketentuan tanpa diskriminasi.
Lapas Purwodadi terus berupaya memberikan program pembinaan dan pelayanan terbaik kepada seluruh warga binaan tanpa terkecuali. Pelaksanaannya mengacu pada regulasi yang berlaku serta arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dan Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kemanfaatan bagi sesama.
Melalui kegiatan upacara bendera dan berbagai program pembinaan lainnya, Lapas Purwodadi berupaya memastikan bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya menekankan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk membangun karakter, meningkatkan kesadaran berbangsa, serta mempersiapkan diri menjalani kehidupan yang lebih baik.
Semangat melayani tanpa diskriminasi pun terus dikedepankan sebagai landasan dalam memberikan pembinaan dan pelayanan kepada seluruh warga binaan sesuai hak dan ketentuan yang berlaku. (*)












Tinggalkan Balasan