Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Rencana menonton film kini semakin praktis. Masyarakat tidak hanya bisa menikmati hiburan di layar lebar, tetapi juga dapat merencanakan kunjungan ke bioskop hingga membeli tiket secara digital melalui satu aplikasi.

Kemudahan tersebut hadir melalui kolaborasi GoPay dengan Sam’s Studio. Kerja sama ini menghadirkan fitur pembelian tiket bioskop Sam’s Studio melalui aplikasi GoPay, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi digital dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.

Melalui integrasi layanan tersebut, pengguna dapat melihat pilihan film, memeriksa jadwal tayang, hingga membeli tiket tanpa harus berpindah ke aplikasi lain untuk menyelesaikan proses pemesanan. Pengguna juga dapat melihat penawaran promo harga spesial yang tersedia langsung di aplikasi.

Kolaborasi ini menjadi langkah GoPay dalam memperluas jangkauan layanan digital dengan menghadirkan fitur yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mengakses hiburan.

Hiburan Jadi Pintu Masuk Layanan Digital

Head of Product Marketing GoPay, Rudy Tantyo, mengatakan bahwa perluasan inklusi keuangan digital dapat dimulai dengan menghadirkan manfaat teknologi yang benar-benar dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, layanan digital akan semakin mudah diterima apabila mampu menjawab kebutuhan praktis masyarakat, mulai dari melakukan transaksi hingga memenuhi kebutuhan hiburan.

“Bagi GoPay, memperluas inklusi keuangan digital dimulai ketika masyarakat merasakan manfaat teknologi digital dalam aktivitas sehari-hari. Melalui kolaborasi dengan Sam’s Studio, kami ingin membuat pengalaman membeli tiket bioskop semakin mudah dan praktis,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, layanan hiburan memiliki potensi menjadi salah satu pintu masuk bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh berbagai layanan keuangan digital.

Dengan pengalaman menggunakan aplikasi untuk kebutuhan yang sederhana dan dekat dengan keseharian, masyarakat diharapkan semakin terbiasa memanfaatkan teknologi digital. Kebiasaan tersebut selanjutnya dapat membuka peluang bagi pengguna untuk mengenal layanan keuangan lainnya yang tersedia di aplikasi GoPay.

Baca Juga:  Sungkem Orang Tua Sebelum Mendaftar, Aiptu Amin Jadi Pendaftar Pertama Pilkades Sraten 2026

Rudy juga menyampaikan bahwa kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat ketika menggunakan layanan digital.

Riset Internal GoPay Ungkap Perluasan Penggunaan Aplikasi

GoPay turut menyampaikan hasil riset internal perusahaan yang menunjukkan adanya potensi perluasan penggunaan aplikasi dari layanan hiburan menuju layanan keuangan lainnya.

Berdasarkan riset tersebut, sebanyak 78 persen pengguna aplikasi GoPay yang awalnya menggunakan aplikasi untuk layanan hiburan kemudian memperluas pemanfaatannya ke layanan keuangan lainnya.

Temuan tersebut menjadi salah satu landasan bagi GoPay untuk mengembangkan layanan yang terintegrasi dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Dengan menghadirkan akses pembelian tiket bioskop, GoPay berupaya membangun pengalaman penggunaan aplikasi yang tidak terbatas pada satu jenis kebutuhan. Masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi untuk merencanakan aktivitas hiburan sekaligus mengenal berbagai fitur digital lainnya.

Meski demikian, angka 78 persen tersebut merupakan hasil riset internal yang disampaikan perusahaan, bukan gambaran yang dapat langsung digeneralisasi kepada seluruh pengguna layanan digital di Indonesia.

Kesenjangan Literasi Keuangan Masih Menjadi Tantangan

Di balik pengembangan layanan digital, pemerataan literasi dan inklusi keuangan masih menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian.

Dalam keterangan perusahaan, GoPay mencantumkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 yang menunjukkan adanya perbedaan tingkat literasi dan inklusi keuangan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan.

Indeks literasi keuangan masyarakat perkotaan tercatat sebesar 72,54 persen, sedangkan masyarakat perdesaan mencapai 64,42 persen.

Sementara itu, indeks inklusi keuangan di perkotaan berada pada angka 95,47 persen dan di perdesaan sebesar 90,39 persen.

Data tersebut memperlihatkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat perdesaan masih berada di bawah masyarakat perkotaan. Perbedaan juga terlihat pada indeks inklusi keuangan, meskipun kedua wilayah mencatat angka yang relatif tinggi.

Baca Juga:  Sidoarjo Melesat! Raih Peringkat Dua Indeks Perlindungan Anak Terbaik di Jatim, Siap Bentengi Generasi dari Ancaman Dunia Digital

Kondisi ini menunjukkan bahwa perluasan akses layanan keuangan perlu berjalan beriringan dengan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai produk, layanan, serta cara menggunakan layanan keuangan secara tepat.

Melalui kerja sama dengan pelaku industri hiburan lokal, GoPay berupaya menghadirkan pengalaman digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah. Pendekatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemanfaatan teknologi, tidak hanya berpusat di kota-kota besar.

Sam’s Studio Punya 16 Jaringan Bioskop

Dari sisi industri hiburan, kolaborasi ini menjadi upaya Sam’s Studio untuk menghadirkan pengalaman menonton yang semakin mudah diakses.

Sam’s Studio merupakan jaringan bioskop lokal yang berfokus pada penayangan film Indonesia dengan harga terjangkau. Jaringan ini saat ini memiliki 16 bioskop yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia.

Head of Acquisition Programming Sam’s Studio, Karina Mahadi, mengatakan bahwa bioskop tidak hanya menjadi tempat untuk menikmati film, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah.

“Bioskop bukan hanya menjadi tempat untuk menikmati hiburan, tetapi juga bagian dari kehidupan masyarakat di berbagai daerah. Melalui kolaborasi dengan GoPay, kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang berkualitas dan semakin mudah,” kata Karina.

Menurut Karina, kemudahan akses menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman menonton yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Kehadiran fitur pembelian tiket melalui aplikasi GoPay memberikan alternatif bagi calon penonton untuk merencanakan kegiatan menonton film secara lebih praktis. Masyarakat dapat terlebih dahulu mencari film yang ingin ditonton, menyesuaikan jadwal, kemudian melakukan pembelian tiket melalui layanan digital tersebut.

Baca Juga:  Data Warga Binaan Tak Boleh Ketinggalan, Rutan Salatiga Ikuti Pleno PDPB Triwulan III

Kolaborasi ini sekaligus mempertemukan layanan pembayaran digital dengan jaringan bioskop lokal yang berupaya mendekatkan hiburan kepada masyarakat di berbagai daerah.

Begini Cara Beli Tiket Bioskop Sam’s Studio Lewat GoPay

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan ini, proses pembelian tiket dapat dilakukan langsung melalui aplikasi GoPay.

Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

Buka aplikasi GoPay.

Pilih menu Tiket Bioskop.

Pilih Sam’s Studio dari pilihan bioskop yang tersedia.

Lihat pilihan film dan jadwal tayang yang tersedia.

Tentukan pilihan sesuai rencana menonton dan ikuti petunjuk pembelian di aplikasi.

Periksa promo harga spesial yang tersedia sebelum menyelesaikan transaksi.

Ketersediaan film, jadwal tayang, serta promo dapat mengikuti informasi yang ditampilkan di aplikasi.

Dengan proses tersebut, masyarakat memiliki alternatif untuk merencanakan kegiatan menonton tanpa harus mengandalkan pembelian tiket secara langsung di lokasi bioskop.

Dorong Ekosistem Keuangan Digital Lebih Inklusif

Kolaborasi GoPay dan Sam’s Studio tidak hanya berkaitan dengan kemudahan transaksi pembelian tiket. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan layanan digital melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Bagi GoPay, layanan hiburan dapat menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan penggunaan aplikasi secara lebih luas. Sementara bagi Sam’s Studio, integrasi pembelian tiket secara digital membuka alternatif akses bagi masyarakat yang ingin menikmati film di jaringan bioskop tersebut.

Ke depan, pemanfaatan teknologi digital diharapkan tidak hanya mempermudah transaksi, tetapi juga mendorong masyarakat untuk semakin memahami berbagai layanan keuangan yang tersedia.

Dengan menggabungkan akses hiburan dan kemudahan transaksi digital, kedua perusahaan berupaya menghadirkan pengalaman yang lebih praktis bagi masyarakat sekaligus mendukung perkembangan ekosistem keuangan digital yang lebih inklusif di Indonesia. (*)