Laporan: Wahyu Widodo

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Gerbong mutasi di lingkungan Polres Boyolali bergerak. Lima jabatan strategis resmi diserahterimakan dalam upacara yang dipimpin langsung Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., Rabu (21/10/2026). Tak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, kegiatan tersebut juga diwarnai pemberian penghargaan kepada personel yang berprestasi dalam pengungkapan kasus kriminal hingga pengembangan inovasi pelayanan masyarakat.

Upacara serah terima jabatan (sertijab) yang berlangsung di halaman Mapolres Boyolali itu dimulai pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 08.41 WIB. Kegiatan dihadiri Wakapolres Boyolali Kompol Novilia Andrias Lio Kurniasih, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Boyolali Ny. Fitri Amelia Indra Maulana Saputra, para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, anggota Polri, aparatur sipil negara (ASN), serta pengurus Bhayangkari Cabang Boyolali.

Lima jabatan yang mengalami pergantian meliputi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim), Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasatbinmas), Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas), Kepala Satuan Intelijen dan Keamanan (Kasatintelkam), serta Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banyudono.

Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.

Lima Jabatan Strategis Resmi Berganti

Dalam prosesi sertijab, AKP Indrawan Wira Saputra, S.T.K., S.I.K., M.H., menyerahkan jabatan Kasatreskrim kepada AKP Joni Aryanto, S.Tr.K., S.I.K. Sebelumnya, AKP Joni Aryanto menjabat sebagai Kasatbinmas Polres Boyolali.

Posisi Kasatbinmas selanjutnya dipercayakan kepada AKP Winarsih, S.H., yang sebelumnya bertugas sebagai Kasi Humas Polres Boyolali. Perubahan ini menandai pergeseran penugasan pada satuan yang memiliki peran penting dalam pembinaan masyarakat dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Sementara itu, jabatan Kasatlantas diserahterimakan dari AKP Tri Afandi, S.H., M.H., kepada AKP Kukuh Tirto Satria Leksono, S.H., M.H., C.Med. Pejabat baru tersebut sebelumnya menjabat sebagai Kasatlantas Polres Sragen.

Pada satuan intelijen dan keamanan, AKP Anis Arofah, S.H., menyerahkan tugas Kasatintelkam kepada AKP Abdillah Khoirul Muttaqin, S.H., M.M., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatintelkam Polres Magelang Kota.

Baca Juga:  Tim Patroli Satsamapta Polres Boyolali Berhasil Sita Puluhan Botol Miras Ilegal di Operasi Kamtibmas

Adapun jabatan Kapolsek Banyudono diserahterimakan dari AKP Tri Mulyono, S.H., kepada AKP Wikan Sri Kadiyono, S.H., M.H. Sebelum mendapat penugasan baru tersebut, AKP Wikan menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Karanganyar.

Dengan pergantian lima jabatan tersebut, para pejabat baru diharapkan segera memahami kondisi wilayah, membangun koordinasi lintas fungsi, serta memastikan pelaksanaan tugas kepolisian berjalan efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Kapolres Tekankan Adaptasi dan Pelayanan Masyarakat

Dalam amanatnya, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menegaskan bahwa mutasi jabatan bukan sekadar pergantian personel. Rotasi merupakan bagian dari pembinaan sumber daya manusia, regenerasi kepemimpinan, sekaligus upaya menjaga organisasi Polri agar terus berkembang secara profesional.

Menurutnya, dinamika organisasi harus diikuti dengan peningkatan kemampuan personel dalam menjawab tantangan tugas yang semakin beragam. Pejabat yang mendapatkan amanah baru dituntut mampu beradaptasi, memahami karakteristik wilayah, dan membangun pola kerja yang efektif.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama bertugas di lingkungan Polres Boyolali.

Ia berharap pengalaman yang telah diperoleh para pejabat selama menjalankan tugas dapat menjadi bekal untuk menghadapi tanggung jawab berikutnya.

Kepada para pejabat baru, Kapolres memberikan penekanan agar tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan kondisi masyarakat di wilayah penugasan masing-masing.

“Kepada pejabat yang baru, saya berpesan agar segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah, dan selalu hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat serta jadilah teladan bagi anggota,” tegas Kapolres.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya diukur dari penegakan hukum, tetapi juga dari kemampuan membangun komunikasi, menjaga kepercayaan publik, dan memberikan pelayanan yang responsif.

Pengungkap Kasus Kriminal Mendapat Penghargaan

Baca Juga:  Marc Marquez Terang-Terangan Puji Jorge Martín: Bakatnya Luar Biasa, Bisa Jadi Ancaman Serius!

Selain menjadi ajang pergantian pejabat, upacara tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum pemberian penghargaan kepada personel Polres Boyolali yang dinilai menunjukkan kinerja, prestasi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas.

Salah satu kelompok penerima penghargaan adalah personel yang berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polres Boyolali.

Apresiasi juga diberikan kepada personel yang berkontribusi dalam pengungkapan kasus pembunuhan berencana dengan modus menggunakan racun yang dicampurkan ke dalam sate.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas upaya personel dalam menangani perkara kriminal yang membutuhkan ketelitian, kemampuan penyelidikan, serta koordinasi dalam proses pengungkapan kasus.

Meski demikian, penghargaan bukan semata-mata menjadi simbol keberhasilan individu. Apresiasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong semangat kerja sama, meningkatkan motivasi anggota, dan memperkuat komitmen dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Kopi Curhat Pak Bhabin hingga Program Keselamatan Lalu Lintas

Perhatian dalam kegiatan tersebut juga diberikan kepada Brigpol Agus Kurniawan, Bhabinkamtibmas Polsek Nogosari. Ia menerima penghargaan atas kiprahnya sebagai pelopor program Kopi Curhat Pak Bhabin serta prestasinya dalam Kompolnas Award 2026.

Program Kopi Curhat Pak Bhabin menjadi salah satu bentuk pendekatan kepolisian yang mengedepankan komunikasi langsung dengan masyarakat. Melalui ruang dialog yang lebih dekat dan terbuka, Bhabinkamtibmas diharapkan dapat mendengar keluhan warga, menyerap aspirasi, serta membantu menemukan solusi atas persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Pendekatan semacam ini menempatkan polisi tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Selain penghargaan untuk inovasi pelayanan masyarakat, apresiasi turut diberikan kepada personel yang berkontribusi dalam pelaporan suspek tracer tuberkulosis (TB) paru.

Penghargaan tersebut menunjukkan adanya dukungan personel kepolisian terhadap upaya pelaporan dan penelusuran kasus yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

Personel yang menjalankan program Polisi Sahabat Anak juga memperoleh penghargaan. Program ini menjadi salah satu pendekatan untuk memperkenalkan sosok polisi secara positif kepada anak-anak sekaligus membangun kedekatan sejak dini.

Baca Juga:  Dukung Ketahanan Pangan, Polres Boyolali Bersama KPH Telawa Siapkan Budidaya Jagung di Kawasan Hutan Juwangi

Di bidang intelijen, penghargaan diberikan kepada personel yang berkontribusi dalam kegiatan penggalangan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Sementara itu, pada bidang lalu lintas, apresiasi diberikan kepada personel yang mendukung penginputan data Integrated Road Safety Management System (IRSMS) Korlantas Polri.

Beragam kategori penghargaan tersebut memperlihatkan bahwa kontribusi personel kepolisian mencakup banyak bidang, mulai dari pengungkapan tindak pidana, pembinaan masyarakat, dukungan kesehatan publik, hingga pengelolaan data keselamatan lalu lintas.

Penghargaan Jadi Pemacu Kinerja Anggota

Kapolres Boyolali menegaskan, penghargaan yang diberikan merupakan bentuk apresiasi pimpinan terhadap anggota yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, dan kontribusi nyata bagi institusi maupun masyarakat.

Menurutnya, setiap personel memiliki kesempatan untuk menunjukkan kinerja terbaik melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Pemberian penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dan terima kasih pimpinan atas loyalitas, dedikasi, dan pengabdian personel dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” ungkapnya.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus meningkatkan kualitas kerja. Prestasi yang telah diraih rekan sejawat juga diharapkan menjadi dorongan agar setiap personel berani menghadirkan inovasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di sisi lain, pergantian pejabat di lima posisi strategis menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Polres Boyolali. Setiap pejabat baru dituntut mampu menjaga kesinambungan program yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas sesuai bidang masing-masing.

Dengan kombinasi penyegaran kepemimpinan dan penghargaan terhadap personel berprestasi, Polres Boyolali diharapkan semakin solid dalam menjalankan fungsi pemeliharaan kamtibmas, penegakan hukum, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Upacara sertijab dan pemberian penghargaan tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Momentum ini sekaligus menjadi pengingat bahwa profesionalisme kepolisian dibangun melalui kepemimpinan yang bertanggung jawab, kinerja yang terukur, serta pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat. (*)