Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Upaya memperkuat sinergi antarlembaga penegak hukum terus dilakukan di Jawa Timur. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menggelar kunjungan kehormatan (courtesy call) kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Abdul Qohar di Kantor Kejati Jatim, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Selain memperkuat tali silaturahmi, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin solid dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Kapolda Jatim hadir didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim. Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kajati Jatim Abdul Qohar bersama jajaran di lingkungan Kejati Jatim.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut mencerminkan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara kepolisian dan kejaksaan sebagai dua institusi yang memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana.

Baca Juga:  Curanmor di Rusun Randu Terbongkar, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekuk Eksekutor Muda Lewat Rekaman CCTV

Perkuat Koordinasi, Jaga Profesionalisme Penegakan Hukum

Sinergi antara kepolisian dan kejaksaan menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan proses penegakan hukum yang profesional, cermat, transparan, dan akuntabel. Kedua institusi memiliki fungsi serta kewenangan masing-masing yang saling berkaitan dalam penanganan perkara sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Karena itu, komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang efektif diperlukan agar pelaksanaan tugas berjalan sesuai prosedur serta tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

Melalui pertemuan tersebut, Polda Jatim dan Kejati Jatim memperkuat komitmen untuk terus membangun komunikasi kelembagaan yang konstruktif dan profesional. Hubungan kerja yang baik diharapkan dapat menunjang kelancaran pelaksanaan tugas, terutama dalam berbagai tahapan penegakan hukum yang membutuhkan koordinasi antarlembaga.

Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga agar setiap pelaksanaan tugas tetap mengedepankan ketelitian, kepatuhan terhadap aturan, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat.

Baca Juga:  Layanan Hukum Tak Lagi Berbelit, Presiden Prabowo Dorong Digitalisasi dan Penguatan Posbankum

Jawa Timur Butuh Soliditas Penegak Hukum

Sebagai salah satu provinsi dengan dinamika sosial, ekonomi, dan aktivitas masyarakat yang tinggi, Jawa Timur membutuhkan dukungan seluruh unsur penegak hukum untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus memberikan kepastian hukum.

Dalam konteks tersebut, hubungan kelembagaan yang solid antara Polda Jatim dan Kejati Jatim memiliki arti penting. Koordinasi yang berjalan baik diharapkan mampu mendukung efektivitas pelaksanaan tugas masing-masing institusi tanpa mengesampingkan prinsip profesionalisme dan integritas.

Selain itu, komunikasi yang terjaga juga diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat. Penegakan hukum tidak hanya dituntut berjalan sesuai aturan, tetapi juga harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berkeadilan.

Kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum menjadi salah satu aspek yang perlu terus dijaga melalui pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sinergi Tanpa Mengabaikan Independensi

Baca Juga:  Polda Jatim Pastikan Keamanan Debat Kedua Pilgub Berjalan Lancar dengan 780 Personel

Meski mendorong koordinasi yang semakin erat, hubungan antara kepolisian dan kejaksaan tetap harus dilaksanakan dengan menghormati fungsi, kewenangan, serta independensi masing-masing institusi.

Prinsip tersebut menjadi landasan penting agar sinergi tidak mengaburkan batas kewenangan, melainkan memperkuat pelaksanaan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Polda Jatim dan Kejati Jatim berkomitmen menjaga komunikasi yang terbuka, profesional, dan saling mendukung dalam pelaksanaan tugas kelembagaan. Dengan demikian, koordinasi dapat berlangsung secara proporsional sekaligus tetap menjunjung tinggi integritas dalam proses penegakan hukum.

Kunjungan kehormatan Kapolda Jatim kepada Kajati Jatim ini diharapkan menjadi langkah positif untuk memperkuat hubungan antarlembaga secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, komunikasi dan koordinasi yang semakin solid diharapkan mampu mendukung penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berkeadilan di Jawa Timur. Lebih dari sekadar mempererat hubungan kelembagaan, sinergi tersebut diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui kepastian hukum dan pelayanan yang semakin baik. (*)