Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Warga di kawasan Bugel, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, dikejutkan dengan penemuan seorang laki-laki yang meninggal dunia di dalam kamar Kost Arkana, Jalan Mutiara, Jumat pagi (6/11/2026).

Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan jajaran Polsek Sidorejo bersama Polres Salatiga. Petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan, mengumpulkan keterangan saksi, serta memastikan tidak ditemukan indikasi tindak kekerasan pada tubuh korban.

Korban diketahui berinisial SH (43), seorang laki-laki warga Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Dalam kesehariannya, korban bekerja sebagai wiraswasta di bidang ekspedisi pakan ayam.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 06.15 WIB. Penanganan dipimpin Pamapta Polres Salatiga IPDA Berti dengan melibatkan anggota piket Polsek Sidorejo, piket fungsi Polres Salatiga, serta Tim Identifikasi Satreskrim Polres Salatiga.

Keluhan Sakit Sebelum Ditemukan Meninggal

Berdasarkan keterangan saksi, rangkaian kejadian bermula pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban datang ke kamar kost saksi.

Sekitar pukul 16.30 WIB, korban bersama saksi kemudian pergi ke salah satu salon di wilayah Bugel. Keduanya kembali ke kamar kost sekitar pukul 18.45 WIB.

Baca Juga:  Kapolres Tulungagung Pimpin Patroli Sahur dan Safari Subuh: Jaga Kondusivitas Ramadan Hingga ke Kalidawir

Namun, setelah tiba di kost, korban sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang kurang sehat. Rencana keduanya untuk pergi karaoke akhirnya dibatalkan. Mereka memilih beristirahat di dalam kamar.

Malam harinya, sekitar pukul 23.00 WIB, saksi sempat terbangun dan menanyakan kepada korban mengapa belum tidur.

Korban menjawab bahwa dirinya masih menyelesaikan pekerjaan melalui sambungan telepon WhatsApp. Setelah itu, aktivitas di dalam kamar berlanjut hingga keduanya beristirahat.

Memasuki Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIB, keduanya kembali terbangun. Saat itu, korban kembali mengeluhkan kondisi tubuh yang kurang sehat.

Tidak berselang lama, korban tertidur kembali dalam posisi berbaring dengan kondisi mendengkur.

Saksi Curiga dengan Kondisi Pernapasan Korban

Situasi berubah ketika saksi mengetahui kondisi korban tidak seperti biasanya. Saksi melihat adanya kejanggalan pada pernapasan korban sehingga merasa khawatir terjadi sesuatu yang serius.

Karena panik dan membutuhkan pertolongan, saksi segera keluar kamar untuk meminta bantuan penghuni kost lainnya serta pemilik kost.

Pemilik kost kemudian bergerak cepat menghubungi Polsek Sidorejo, Puskesmas Sidorejo Lor, dan PMI Kota Salatiga agar korban segera mendapatkan penanganan.

Baca Juga:  Misteri Bayi Didalam Kardus Terungkap! Sepasang Mahasiswa di Salatiga Diamankan Polisi, Ini Jelasnya

Respons cepat dilakukan dengan mendatangkan petugas kepolisian dan tenaga kesehatan ke lokasi kejadian.

Sekitar pukul 06.30 WIB, tenaga kesehatan dari Puskesmas Sidorejo Lor, dr. Olive Viana, tiba di Kost Arkana untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan dalam posisi terlentang di atas kasur dengan kondisi tubuh masih hangat.

Petugas medis juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi Lakukan Pemeriksaan dan Olah TKP

Berdasarkan keterangan awal tenaga kesehatan, terdapat dugaan gangguan pernapasan saat korban tidur. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab kematian dan masih memerlukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Untuk memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur, jajaran Polres Salatiga bersama Tim Identifikasi Satreskrim melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Sejumlah langkah dilakukan, mulai dari memeriksa kondisi lokasi, mengumpulkan informasi, meminta keterangan para saksi, hingga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan awal.

Satreskrim Polres Salatiga juga menyiapkan berita acara penyerahan jenazah kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Dalam penanganan tersebut, kepolisian mengedepankan prosedur profesional serta koordinasi lintas instansi agar seluruh proses berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Tinggal 196 Hari, Pj Gubernur Sumut: Persiapan PON 2024 Tancap Gas

Kapolres: Laporan Masyarakat Harus Ditangani Cepat

Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa setiap laporan masyarakat, khususnya terkait kejadian darurat maupun peristiwa yang membutuhkan kehadiran aparat kepolisian, akan ditindaklanjuti secara cepat dan profesional.

Menurutnya, kehadiran petugas di lokasi merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan Call Center 110 apabila menemukan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Dengan adanya koordinasi antara Polsek Sidorejo, Polres Salatiga, tenaga kesehatan Puskesmas Sidorejo Lor, serta PMI Kota Salatiga, penanganan penemuan korban di Kost Arkana berlangsung aman dan lancar.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kondisi kesehatan orang-orang di sekitar, terutama ketika seseorang menunjukkan keluhan kesehatan atau perubahan kondisi tubuh yang tidak biasa.

Hingga proses penanganan di lokasi selesai, dugaan penyebab kematian korban belum dapat dipastikan dan tetap harus mengacu pada hasil pemeriksaan medis lebih lanjut. (*)