Pameran UMKM Meriahkan Pelantikan Tani Merdeka Surabaya, Achmad Nueski: Saatnya Produk Lokal Naik Kelas!

Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA, SUARAGLOBAL.COM – Pengukuhan dan pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia (TMI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kota Surabaya tidak sekadar menjadi momentum konsolidasi organisasi. Kegiatan yang digelar Minggu (8/11/2026) tersebut juga menjadi panggung bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas peluang kemitraan.
Mengusung tema “Merajut Kolaborasi Membangun Ekosistem Ketahanan Pangan Perkotaan yang Berkelanjutan dan Inklusif”, kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk memperkuat sinergi antara petani, pelaku UMKM, organisasi masyarakat, serta pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Surabaya.
Sejak pukul 10.00 WIB, suasana kegiatan mulai dipadati para undangan. Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, peninjauan stan pameran UMKM, hingga penyambutan tamu VIP.
Acara kemudian dibuka secara resmi melalui rangkaian seremonial, mulai dari menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Tani Merdeka Indonesia, hingga doa bersama.
Suasana semakin semarak ketika Achmad Nueski M, S.H., selaku Ketua Panitia sekaligus Sekretaris DPD TMI Kota Surabaya, tampil membuka acara dengan balasan pantun yang disambut antusias para undangan.
Dalam sambutannya, Achmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu yang hadir. Ia secara khusus menyoroti keberadaan pameran UMKM yang menjadi salah satu daya tarik dalam rangkaian pengukuhan dan pelantikan tersebut.
Menurutnya, kegiatan organisasi tidak seharusnya hanya berorientasi pada pengukuhan kepengurusan, tetapi juga harus mampu menghadirkan ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saya sangat senang, momen pelantikan hari ini tidak hanya meresmikan kepengurusan baru TMI DPD Surabaya, tapi juga memberi panggung bagi para pelaku UMKM lokal untuk menampilkan karya-karya unggulan mereka,” ujar Achmad Nueski M, S.H.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang lebih luas antara sektor pertanian, UMKM, organisasi, dan pemerintah daerah.
Achmad menilai, keterlibatan UMKM dalam kegiatan Tani Merdeka merupakan bagian penting dari upaya membangun ekosistem ekonomi yang saling mendukung. Sebab, sektor pertanian dan UMKM memiliki keterkaitan erat, mulai dari produksi, pengolahan, distribusi hingga pemasaran produk.
“Semoga sinergi antara petani, pelaku UMKM, organisasi dan pemerintah kota benar-benar terwujud, supaya ketahanan pangan perkotaan Surabaya bisa berjalan nyata dan bermanfaat langsung untuk masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Surabaya yang baru, Aden Darmawan, S.H., menyampaikan bahwa kepengurusan yang dipimpinnya siap mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan perkotaan.
Menurut Aden, tantangan ketahanan pangan di kota besar membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Tidak hanya petani sebagai produsen, tetapi juga pelaku usaha, komunitas, lembaga pendukung, serta pemerintah daerah.
Karena itu, TMI DPD Kota Surabaya diharapkan dapat menjadi mitra aktif pemerintah kota dalam membangun ekosistem ketahanan pangan yang berkelanjutan, inklusif, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kehadiran kepengurusan baru juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan membuka peluang kerja sama antara berbagai elemen yang selama ini bergerak di bidang pertanian dan pemberdayaan ekonomi.
Salah satu bagian yang mencuri perhatian dalam kegiatan tersebut adalah pameran UMKM yang menghadirkan beragam produk dan inovasi usaha.
Sejumlah stan menampilkan produk unggulan, di antaranya Sriwijaya Batik, minyak sawit Hanau, Quantum Landpark Desawisata Terpadu, pupuk organik granul, serta berbagai produk lainnya.
Kehadiran produk-produk tersebut memperlihatkan beragam potensi usaha yang dapat dikembangkan melalui jaringan kemitraan dan promosi bersama.
Pameran ini sekaligus menjadi kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada para tamu undangan, membangun jejaring usaha, serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak.
Tidak hanya menjadi ajang promosi, pameran tersebut juga memperlihatkan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan dengan penguatan sektor pertanian.
Melalui kegiatan ini, Tani Merdeka Indonesia DPD Kota Surabaya diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi yang menghubungkan kepentingan petani, pelaku UMKM, dan masyarakat perkotaan.
Pengukuhan dan pelantikan pengurus TMI DPD Kota Surabaya menjadi momentum untuk mempertegas komitmen organisasi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Sinergi antara sektor pertanian dan UMKM diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut melalui program nyata, pengembangan jaringan pemasaran, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta kemitraan yang berkelanjutan.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, Surabaya diharapkan memiliki ekosistem ketahanan pangan perkotaan yang semakin kuat, sekaligus memberikan ruang lebih luas bagi produk lokal untuk berkembang dan bersaing.
Pameran UMKM dalam kegiatan ini pun menjadi pesan bahwa ketahanan pangan bukan hanya persoalan ketersediaan bahan pangan, melainkan juga menyangkut pemberdayaan ekonomi, keberlanjutan usaha, dan kesejahteraan masyarakat. (*)












Tinggalkan Balasan