Istimewa 

Laporan: Widodo

SEMARANG, BeritaGlobal.net – Ratusan narapidana dan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang menggelar doa bersama untuk korban gempa bumi di wilayah Cianjur, Jumat (25/11).

Kalapas Semarang, Tri Saptono Sambudji mengatakan doa bersama ini merupakan bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa Cianjur. Tentu peristiwa tersebut menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia karena menelan banyak banyak korban jiwa.

Baca Juga:  Perjalanan Bus Antarkota Berujung Duka, Penumpang Asal Lampung Meninggal di Boyolali

“Kami dari kejauhan di dalam Lapas hanya bisa membantu doa. Mudah-mudahan masyarakat Cianjur segera bangkit kembali dari musibah ini. Untuk korban meninggal akibat musibah agar mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT,ā€ pungkas Tri Saptono.

Lebih lanjut Kalapas menjelaskan musibah gempa tersebut menjadikan pengingat untuk kita agar semakin mendekatkan diri kepada sang pencipta.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Kapolda Jatim Siagakan Ribuan Personel dan 238 Pos Pengamanan

“Banyaklah berdoa dan perkuat iman kita dengan belajar ilmu agama. Semoga kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” imbuhnya.

Salah satu napi, Nuryanto berharap keluarga dan masyarakat yang terdampak gempa selalu diberikan ketabahan, keikhlasan dan kesabaran atas bencana yang dialami.

Baca Juga:  Ditjenpas Jateng Perkuat Komitmen WBBM Lewat Pendampingan Desk Evaluasi ZI

“Mendengar kabar berita gempa saya langsung kaget karena ada keluarga yang berdomisili di Cianjur. Alhamdulillah kondisinya baik-baik saja hanya saja rumah mereka retak-retak,ā€ ungkap Nuryanto terpidana pembunuhan 12 tahun tersebut.

Sementara pihak Lapas kedepan akan menggalang dana bagi petugas Lapas agar turut berdonasi sukarela untuk korban bencana gempa di Cianjur. (*)