Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka membentuk sumber daya manusia kepolisian yang tidak hanya unggul secara keterampilan, tetapi juga kokoh secara spiritual, Polres Nganjuk kembali menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) di Masjid Al-Ikhlas, Kamis (14/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pejabat utama, personel Polri, serta ASN Polres Nganjuk. Suasana khidmat terasa sejak awal acara, yang menjadi ajang penguatan karakter dan peningkatan kualitas pribadi para anggota, baik dari sisi mental, spiritual, maupun profesional.

Baca Juga:  Raja Logistik Dunia Berawal dari Laut Nusantara: Indonesia Siap Menjadi Powerhouse Maritim Global

Kapolres Nganjuk, AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., dalam arahannya menegaskan bahwa setiap anggota kepolisian harus terus mengembangkan diri.

“Ilmu pengetahuan dan keterampilan harus terus diasah, karena itu adalah bekal utama dalam melayani masyarakat dan menjalankan tugas kepolisian. Jangan pernah berhenti menimba ilmu yang bermanfaat,” ujarnya.

Baca Juga:  Kurang dari 48 Jam, Polres Malang Bongkar Kasus Curanmor Mobil HR-V hingga ke Madura

Sementara itu, Ustadz Imam Muhammad Makrus, Ulama Kamtibmas Kecamatan Nganjuk yang menjadi pengisi tausiyah, mengingatkan pentingnya menyeimbangkan antara kecakapan dunia dan bekal akhirat.

“Ilmu agama juga penting sebagai landasan moral. Dengan ilmu agama, setiap langkah kita dapat bernilai ibadah dan menjadi amal di akhirat,” pesannya.

Baca Juga:  Kos Disulap Jadi Gudang Tembakau Sintetis, Polisi Sita 148 Gram dan Bekuk Pria 26 Tahun

Melalui program Binrohtal yang digelar secara rutin ini, Polres Nganjuk berharap seluruh anggotanya dapat memadukan keterampilan profesional dengan kekuatan iman. Dengan demikian, pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dilakukan secara humanis, responsif, dan berkualitas, sekaligus memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang berintegritas. (*)