Pasca Longsor Pasean, Polres Pamekasan Turun Tangan: Obat Gratis dan Layanan Kesehatan Ringankan Derita Warga
Laporan: Ninis Indrawati
PAMEKASAN | SUARAGLOBAL.COM – Derita warga pasca bencana longsor di Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daya, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, mendapat perhatian serius dari Polres Pamekasan Polda Jawa Timur. Di tengah kondisi pengungsian dan trauma warga, jajaran kepolisian hadir membawa harapan melalui bantuan obat-obatan dan layanan kesehatan gratis.
Sebagai bentuk empati dan kepedulian kemanusiaan, Polres Pamekasan menyalurkan bantuan obat-obatan bagi warga terdampak longsor yang masih bertahan di lokasi pengungsian. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Kasidokkes) Polres Pamekasan, Iptu Sugino, didampingi Kapolsek Pasean AKP Gunarto, kepada Kepala Desa Sana Daya Hj. Uswatun Ekasanah, Selasa (4/2/2026).
Tak sekadar menyerahkan bantuan logistik kesehatan, tim medis Polres Pamekasan juga membuka pelayanan kesehatan gratis bagi warga pengungsi. Pemeriksaan kesehatan ini menyasar keluhan umum pasca bencana, seperti kelelahan, gangguan pernapasan, nyeri otot, hingga tekanan psikologis akibat trauma longsor.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto melalui Kasi Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Bantuan obat-obatan dan layanan kesehatan ini kami berikan agar dapat meringankan beban warga yang saat ini masih mengungsi. Lebih dari itu, kami ingin memberikan penguatan moril agar masyarakat tetap tabah dan tidak merasa sendiri menghadapi cobaan ini,” ujar Ipda Yoni.
Ia menambahkan, Polri akan terus berkomitmen hadir untuk masyarakat dalam kondisi apa pun, sesuai dengan tugas pokoknya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Sana Daya Hj. Uswatun Ekasanah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Polres Pamekasan terhadap warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh jajaran Polres Pamekasan. Ini benar-benar bukti nyata bahwa Polri hadir untuk masyarakat, terutama saat warga kami sedang dilanda musibah,” ungkapnya.
Hj. Uswatun juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data yang dihimpun pemerintah desa, bencana tanah bergerak terjadi pada Minggu, 18 Januari 2026, dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Pasean. Longsor tersebut melanda Dusun Barat Gunung dan Dusun Paseset Timur, menyebabkan retakan tanah sepanjang kurang lebih 35 meter dengan kedalaman mencapai 1,5 meter.
Akibat bencana tersebut, sedikitnya 10 hingga 16 rumah warga rusak berat, sejumlah fasilitas umum terdampak, dan puluhan warga terpaksa mengungsi demi keselamatan jiwa. Hingga kini, warga masih membutuhkan pendampingan dan perhatian berkelanjutan, terutama dalam pemulihan kesehatan dan kondisi psikologis pasca longsor.
Kehadiran Polres Pamekasan di lokasi bencana menjadi bukti bahwa negara hadir di saat rakyatnya tertimpa musibah, membawa bantuan, kepedulian, dan secercah harapan di tengah duka pasca longsor Pasean. (*)


Tinggalkan Balasan