Senja Penuh Berkah di Depan Mako! Polres Tulungagung Tebar Takjil, Warga Tersenyum Sambut Ramadan
Laporan: Ninis Indrawati
TULUNGAGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Suasana senja di depan Mapolres Tulungagung mendadak berbeda. Bukan razia, bukan pula penindakan. Kali ini, jajaran Polres Tulungagung bersama Bhayangkari Cabang Tulungagung turun langsung ke jalan, membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas, Minggu (22/2/2026).
Menjelang azan magrib berkumandang, satu per satu paket takjil dibagikan kepada pengendara roda dua, roda empat, hingga warga sekitar yang hendak berbuka puasa. Senyum ramah anggota polisi dan Bhayangkari menyambut masyarakat yang tampak antusias menerima bingkisan sederhana namun penuh makna tersebut.
Kapolres Tulungagung AKBP M. Ihram Kustarto melalui Kasi Humas Iptu Nanang menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
“Kegiatan berbagi takjil ini sebagai bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” ujar Iptu Nanang.
Menurutnya, Ramadan menjadi momentum tepat untuk mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan warga. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan penegakan hukum, tetapi juga aksi sosial yang menyejukkan.
Tak hanya membagikan takjil, petugas juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan imbauan kamtibmas. Pengendara diingatkan agar tetap tertib berlalu lintas, menggunakan helm standar, serta mematuhi rambu demi keselamatan bersama.
“Di sela kegiatan, kami juga menyampaikan imbauan kamtibmas dan tertib berlalu lintas agar situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan,” tambah Iptu Nanang.
Langkah humanis ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara mengaku senang dan merasa diperhatikan, terutama bagi mereka yang masih berada di jalan saat waktu berbuka hampir tiba.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dan masyarakat di wilayah Kabupaten Tulungagung semakin kuat. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum menebar kebaikan dan mempererat kebersamaan.
Di tengah hiruk pikuk lalu lintas senja, aksi berbagi takjil ini menjadi pengingat bahwa kepedulian bisa hadir di mana saja bahkan di depan markas polisi. (*)


Tinggalkan Balasan