Peringatan HBP ke-62! Lapas Purwodadi Perkuat Keamanan Lewat Razia Terpadu dan Tes Urine, Pastikan Zero Narkoba dan Barang Terlarang

Laporan: Bayu

GROBOGAN | SUARAGLOBAL.COM — Semangat peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 benar-benar terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Purwodadi. Tak sekadar seremoni, jajaran Lapas langsung tancap gas dengan aksi nyata: razia besar-besaran hingga tes urine mendadak, Senin (6/4).

Di bawah komando Kalapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, kegiatan diawali dengan apel gabungan yang melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH). Sinergi tampak solid, dengan kehadiran personel dari BNN Provinsi Jawa Tengah, Satresnarkoba Polres Grobogan, hingga anggota Kodim 0717/Grobogan.

Suasana apel berlangsung tegas dan penuh kesiapsiagaan. Ini bukan sekadar rutinitas, tapi langkah konkret menjaga keamanan dan integritas di balik jeruji besi.

Baca Juga:  Gunakan Baju Adat Sumatera Barat, Karutan Salatiga Pimpin Upacara Dan Berikan 92 Narapidana Remisi Umum

Usai apel, tim gabungan langsung bergerak cepat menyisir blok hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara detail dan tanpa kompromi. Setiap sudut kamar tak luput dari penggeledahan—mulai ventilasi, kolong tempat tidur, hingga lipatan pakaian.

Hasilnya? Nihil narkoba dan nihil handphone ilegal!

Meski demikian, petugas tetap mengamankan sejumlah barang yang berpotensi memicu gangguan keamanan. Di antaranya korek api gas, sendok logam, hingga kawat penyangga obat nyamuk yang dinilai berisiko jika disalahgunakan.

Tak berhenti di situ, langkah pencegahan semakin diperketat dengan pelaksanaan tes urine secara mendadak. Sebanyak 150 warga binaan dan 40 petugas Lapas ikut menjalani pemeriksaan.

Baca Juga:  Operasi Patuh Semeru 2025 di Surabaya Berakhir: 106 Ribu Pelanggaran Terjaring, Kepatuhan Berlalu Lintas Jadi Sorotan

Hasilnya kembali menegaskan komitmen bersih: seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

Kalapas Purwodadi, Erik Murdiyanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dalam menjaga keamanan sekaligus transparansi pengelolaan Lapas.

“Kami tidak ingin lengah. Sekecil apa pun benda terlarang harus ditertibkan karena berpotensi disalahgunakan. Tes urine ini juga untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba. Alhamdulillah hasilnya seluruhnya negatif,” tegas Erik.

Ia juga menambahkan, keterlibatan TNI, Polri, dan BNN menjadi bukti kuat bahwa pengawasan di Lapas dilakukan secara terpadu dan serius.

Barang-barang hasil razia kini telah didata dan akan segera dimusnahkan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif agar kondisi Lapas tetap aman dan kondusif.

Baca Juga:  Pasca Natal, Polsek Semampir Intensifkan Patroli Nataru Dini Hari untuk Jaga Kondusivitas Wilayah Jelang Tahun Baru 

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Lapas Purwodadi dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dengan razia rutin dan sinergi lintas instansi, Lapas Purwodadi terus bergerak menuju predikat “Lapas Bersinar”—bersih dari narkoba dan barang terlarang.

Langkah tegas ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh warga binaan: aturan adalah harga mati selama menjalani masa pembinaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!