Buffer Zone Bulusan Jadi Kunci! Polisi Banyuwangi Sukses Urai Kemacetan 16 Hari Tanpa Laka
Laporan: Ninis Indrawati
BANYUWANGI | SUARAGLOBAL.COM – Upaya tanpa lelah jajaran Polresta Banyuwangi dalam mengurai kepadatan arus menuju penyeberangan Ketapang–Gilimanuk akhirnya membuahkan hasil manis. Skema pengaturan lalu lintas berbasis buffer zone di kawasan Bulusan terbukti efektif, bahkan menuai pujian dari para sopir logistik yang selama ini berjibaku di jalur padat tersebut.
Selama lebih dari dua pekan, tepatnya 16 hari, ratusan hingga ribuan kendaraan berhasil diatur dengan rapi tanpa insiden kecelakaan. Jalur utama Situbondo–Banyuwangi yang sebelumnya sempat tersendat kini kembali normal dan lancar.
Koordinator lintas asosiasi sopir logistik Indonesia, Slamet Barokah, tak ragu mengacungkan jempol atas kinerja aparat kepolisian. Ia menilai pendekatan humanis yang dilakukan petugas menjadi nilai lebih di tengah kondisi sopir yang kelelahan.
“Selama lebih dari 16 hari pengaturan dilakukan, ribuan kendaraan melintas dengan aman, bahkan tanpa kecelakaan. Ini luar biasa,” ungkap Slamet di buffer zone Bulusan, Minggu (5/4/2026).
Hal senada disampaikan Koordinator Gerakan Alianza Pengemudi Indonesia Bersatu, Darmawan. Ia mengapresiasi dedikasi personel Satlantas Polresta Banyuwangi yang bekerja siang dan malam tanpa kenal lelah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta dan jajarannya. Mereka bekerja maksimal, bahu-membahu mengurai kemacetan. Ini kerja nyata,” ujarnya.
Meski kondisi lalu lintas kini berangsur normal, aparat kepolisian tidak lantas mengendurkan kewaspadaan. Berdasarkan pantauan di lapangan, arus kendaraan pribadi dan roda dua telah mengalir lancar dan tertib.
Namun demikian, strategi khusus tetap diterapkan untuk kendaraan bertonase besar. Truk dan kendaraan logistik diarahkan masuk ke buffer zone atau kantong parkir di wilayah Bulusan guna mencegah terjadinya penumpukan di pintu masuk pelabuhan.
Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan antara volume kendaraan dengan kapasitas dermaga di Pelabuhan ASDP Ketapang.
Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh personel di lapangan yang konsisten menjalankan manajemen lalu lintas.
“Alhamdulillah, saat ini arus menuju ASDP Ketapang sudah kembali lancar. Ini berkat kerja keras anggota di lapangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas kelancaran dengan mengatur ritme kendaraan besar agar tidak terjadi lonjakan volume di area pelabuhan.
Tak hanya itu, kehadiran polisi di titik penyekatan dan buffer zone juga tetap dipertahankan demi memberikan rasa aman kepada para sopir.
“Kami tetap menyiagakan personel untuk mendampingi para pengemudi di kantong parkir. Kami ingin memastikan semuanya merasa aman dan terlayani dengan baik,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Kapolresta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan dalam perjalanan serta menjaga ketertiban lalu lintas.
“Terima kasih atas kerja sama dan kesabaran masyarakat selama proses penguraian arus ini,” pungkasnya.
Dengan strategi matang, pendekatan humanis, dan kerja tanpa henti, Polresta Banyuwangi membuktikan bahwa kemacetan panjang bukan hal yang tak bisa diatasi. Buffer zone Bulusan kini menjadi simbol keberhasilan pengelolaan arus lalu lintas yang efektif dan berkelas. (*)



Tinggalkan Balasan