Jelang Laga Panas Arema vs Persebaya! Polisi Sigap Satukan Korwil Jalur Bromo, Antisipasi Cegah Bentrokan Aremania-Bonek

Laporan: Ninis Indrawati

PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Atmosfer panas mulai terasa jelang duel sarat gengsi antara Arema FC dan Persebaya Surabaya. Mengantisipasi potensi gesekan antar suporter, jajaran kepolisian dari Polres Pasuruan bergerak cepat dengan melakukan langkah preventif.

Salah satunya dengan merangkul para koordinator wilayah (korwil) Aremania Jalur Bromo dalam kegiatan pembinaan yang digelar di Polsek Purwodadi, Senin (6/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi sekaligus menjaga situasi tetap kondusif menjelang laga yang kerap memicu rivalitas tinggi tersebut, khususnya antara Aremania dan kelompok suporter Persebaya, Bonek.

Baca Juga:  Terjerat Janji Manis Koperasi BLN: Warga Salatiga dan Demak Rugi Ratusan Juta Mengadu Ke Polres Salatiga 

Kasat Binmas Polres Pasuruan, Sunarti, menegaskan pentingnya menyatukan seluruh korwil dalam satu wadah resmi. Hal ini dinilai krusial agar koordinasi dengan pihak kepolisian berjalan lebih efektif dan responsif.

“Dengan adanya satu jalur komunikasi yang jelas, setiap potensi gesekan bisa lebih cepat diantisipasi dan diselesaikan,” tegasnya.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menyoroti maraknya provokasi di media sosial yang kerap menjadi pemicu konflik. Ujaran kebencian, ajakan bentrok, hingga informasi yang belum terverifikasi menjadi ancaman serius yang harus diwaspadai bersama.

Baca Juga:  Audiensi Mappilu PWI Jateng di Kantor Kesbangpol Jateng

Sunarti mengungkapkan, konflik yang terjadi selama ini sering kali bukan berasal dari suporter inti, melainkan dari oknum yang mengatasnamakan kelompok tertentu.

“Mayoritas suporter sebenarnya ingin damai. Namun ada oknum yang justru memperkeruh suasana. Ini yang harus kita cegah bersama,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, para korwil Aremania juga mendapat pembinaan tegas. Mereka diingatkan untuk menjauhi minuman keras, narkoba, serta tidak terlibat dalam tindakan anarkis atau main hakim sendiri. Selain itu, suporter diminta tetap tenang dan tidak mudah terpancing provokasi, baik di lapangan maupun di dunia maya.

Baca Juga:  Pasca Pemilu 2019 Menteri PANRB Tegaskan ASN Tetap Jaga Netralitas

Sementara itu, Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Sepak bola adalah hiburan, bukan ajang permusuhan. Mari kita jaga bersama agar tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Dengan pendekatan persuasif ini, diharapkan laga besar antara Arema dan Persebaya dapat berlangsung aman, tanpa diwarnai konflik yang merugikan berbagai pihak. Polisi pun optimistis, dengan sinergi antara aparat dan suporter, Derby Jawa Timur kali ini bisa menjadi tontonan yang seru sekaligus damai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!