Bukan Janji, Ini Aksi! PDI Perjuangan Konsisten Hadir untuk Rakyat Cilacap

Laporan: Widodo Mei Dwi

CILACAP | SUARAGLOBAL.COM – Aksi nyata kembali ditunjukkan PDI Perjuangan Kabupaten Cilacap! Tak sekadar slogan, partai berlambang banteng moncong putih ini resmi menggulirkan program sosial rutin yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat: makan siang gratis setiap tanggal 10!

Gebrakan perdana digelar Jumat (10/4/2026), ratusan warga langsung memadati kantor DPC di wilayah Dapil 1 Kotip. Suasana penuh kehangatan terlihat dari antrean warga yang antusias menikmati hidangan dari “dapur marhaen”, sekaligus memanfaatkan layanan pengobatan gratis dan donor darah massal.

Ketua DPC PDI Perjuangan Cilacap, Anggit Adi Juwita, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen jangka panjang untuk hadir di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Perkuat Wawasan Peradilan dan Jalin Kolaborasi, Mahasiswa Hukum Keluarga Islam UIN Salatiga Kunjungi Mahkamah Agung

“Kami tidak akan biarkan masyarakat sendirian!” tegasnya lantang.

Menurut Anggit, program ini lahir dari keprihatinan atas kondisi ekonomi yang tengah menekan masyarakat. Harga kebutuhan pokok yang terus merangkak naik menjadi salah satu latar belakang utama digelarnya aksi sosial ini.

“Mulai hari ini dan seterusnya, setiap tanggal 10 kami hadir. Dapur marhaen ini setidaknya bisa memastikan warga mendapatkan makan siang gratis. Ini bagian kecil dari solusi di tengah situasi yang tidak mudah,” ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan perdana ini mencapai 200 hingga 500 orang. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai dari nelayan, warga sekitar kantor DPC, hingga masyarakat umum di wilayah Kotip.

Baca Juga:  Inovasi Polsek Ampel untuk Cegah Demam Berdarah

Yang menarik, program ini tidak eksklusif untuk kader partai saja. Semua warga Kabupaten Cilacap dipersilakan ikut serta tanpa syarat.

Selain makan gratis, kegiatan juga diramaikan dengan donor darah yang didukung oleh PMI Cilacap, serta layanan pengobatan gratis yang melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap.

Anggit menambahkan, program ini akan terus dikembangkan, baik dari sisi lokasi maupun jangkauan penerima manfaat.

“Ini baru langkah awal dari Kotip. Ke depan, bisa berpindah lokasi atau diperluas jangkauannya. Kami ingin semua elemen terlibat, baik kader maupun masyarakat umum,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan bahwa konsistensi menjadi kunci utama dari gerakan ini.

“Ini bukan sekadar kegiatan sosial sesaat, tapi perjuangan berkelanjutan. PDI Perjuangan harus selalu ada di samping rakyat,” tandasnya.

Baca Juga:  RSUD dr. Iskak Tulungagung Menuju Tipe A: BPJS Kesehatan Lakukan Kredensialing Demi Tingkatkan Standar Layanan

Sementara itu, antusiasme warga begitu terasa. Salah seorang nelayan yang ikut dalam kegiatan tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Alhamdulillah, bisa makan gratis dan sekalian cek kesehatan. Ini sangat membantu. PDI Perjuangan benar-benar peduli,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata yang mampu meringankan beban masyarakat, sekaligus membangun harapan di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan banyak kalangan.

Kini, tanggal 10 bukan sekadar angka di kalender. Bagi warga Cilacap, hari itu bisa menjadi simbol kepedulian hari di mana mereka tahu, mereka tidak sendirian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!