Rutan Salatiga Perkuat Layanan Kesehatan, Warga Binaan Jalani Operasi Katarak dengan Pengawalan Ketat di RST dr. Asmir
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan kembali ditunjukkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga. Selasa (12/5/2026), jajaran Rutan Salatiga melaksanakan pendampingan pelayanan kesehatan terhadap seorang warga binaan yang menjalani operasi katarak di Rumah Sakit Tentara (RST) dr. Asmir Salatiga.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat dan pengawalan penuh guna memastikan seluruh proses pelayanan medis berjalan aman, tertib, dan lancar. Sejak proses keberangkatan hingga pelaksanaan tindakan medis, warga binaan mendapat pendampingan langsung dari petugas kesehatan Rutan Salatiga, staf pengamanan, serta pengawalan dari aparat kepolisian.
Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa hak kesehatan bagi warga binaan tetap menjadi prioritas utama meski tengah menjalani masa pidana. Rutan Salatiga memastikan setiap warga binaan memperoleh akses layanan kesehatan yang layak sesuai ketentuan dan prinsip kemanusiaan.
Operasi katarak yang dijalani tersebut diharapkan mampu memulihkan kondisi penglihatan warga binaan sehingga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik selama mengikuti program pembinaan di dalam rutan.
Kepala Rutan Kelas IIB Salatiga, Anda Tuning Supiluhu menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar yang wajib dipenuhi oleh jajaran pemasyarakatan.
Menurutnya, pihak Rutan Salatiga terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan maksimal kepada seluruh warga binaan, termasuk ketika membutuhkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit luar.
“Pelayanan kesehatan merupakan hak dasar bagi seluruh warga binaan. Rutan Salatiga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal, termasuk memberikan pendampingan dan pengawalan bagi warga binaan yang membutuhkan tindakan medis lanjutan di rumah sakit. Kami juga mengapresiasi sinergi yang baik dengan pihak kepolisian serta tenaga medis dalam mendukung kelancaran kegiatan ini,” ujarnya.
Suasana humanis namun tetap disiplin terlihat sepanjang proses pelayanan berlangsung. Petugas memastikan seluruh prosedur keamanan dijalankan tanpa mengurangi hak warga binaan untuk mendapatkan layanan medis terbaik.
Sinergi antara petugas Rutan Salatiga, tenaga kesehatan, serta aparat kepolisian dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Kolaborasi tersebut sekaligus mencerminkan komitmen bersama dalam menjunjung aspek kemanusiaan di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Rutan Salatiga berharap pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat terus berjalan optimal sebagai bagian dari upaya pembinaan, pemulihan kesehatan, serta pemenuhan hak asasi manusia di lingkungan pemasyarakatan. (*)




Tinggalkan Balasan