Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM — Kepolisian Daerah Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya terhadap ketahanan pangan melalui penyelenggaraan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025–2026 yang digelar di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (8/1/2026).

Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si, serta dihadiri Forkopimda Jawa Timur, Wakapolda Jawa Timur, dan Pejabat Utama Polda Jawa Timur. Kehadiran unsur pimpinan daerah memperlihatkan kuatnya sinergi lintas sektoral dalam mendukung agenda strategis ketahanan pangan.

Jatim Penyumbang 27,77 Persen Lahan Panen Nasional

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menegaskan bahwa Provinsi Jawa Timur memiliki kontribusi signifikan dalam produksi pangan nasional, khususnya jagung.

Baca Juga:  Kapolsek Simokerto Bagi Kunci Ganda Gratis, Warga Diajak Jadi Benteng Pertahanan Curanmor

“Provinsi Jawa Timur menyumbang sekitar 27,77 persen dari total luas panen nasional. Capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi yang solid antara Polri, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder terkait dalam menciptakan iklim pertanian yang kondusif dan berkelanjutan,” ujar Kombes Tobing.

Panen Serentak di 30 Titik Wilayah Polda Jatim

Pada panen raya kuartal IV ini, Polda Jawa Timur melaksanakan panen secara serentak di 30 titik lokasi yang tersebar pada wilayah hukum Polres jajaran.

Menurut Kombes Tobing, program panen yang dijalankan Polri bukan hanya seremoni, tetapi juga diarahkan pada stabilisasi harga komoditas dan peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga:  Salatiga Mantapkan Diri sebagai Kota Gastronomi Dunia: Wali Kota Robby Resmi Buka Salatiga UKM Expo & Festival Gastronomi 2025

“Polda Jawa Timur berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan ruang dan lahan, sehingga harga jagung di tingkat petani tetap stabil dan kesejahteraan petani dapat terjamin,” terangnya.

Tak Hanya Panen: Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Bansos

Sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan panen juga disertai program pelayanan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan.

Dalam kegiatan Bakti Kesehatan, sekitar 50 penerima manfaat dari kelompok tani dan warga sekitar mendapatkan layanan berupa pemeriksaan laboratorium sederhana, pemberian obat-obatan gratis, vitamin, dan suplemen penunjang imun.

Baca Juga:  Pantau Pasar Jelang Lebaran, Wali Kota dan Kapolres Salatiga Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman

Selain itu, Polda Jawa Timur menyalurkan 60 paket bantuan sosial kepada para petani sebagai dukungan nyata terhadap kesejahteraan masyarakat di sektor pertanian.

Dukungan terhadap Asta Cita Presiden RI

Melalui agenda ini, Polda Jawa Timur menegaskan kesiapan dan partisipasinya dalam menjaga kedaulatan pangan nasional, sejalan dengan agenda strategis Presiden Republik Indonesia melalui Program Asta Cita dalam bidang peningkatan produksi pangan domestik.

Program panen raya juga menjadi bukti bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya menjadi agenda pemerintah pusat, tetapi turut direspons kuat oleh institusi keamanan melalui pendekatan kolaboratif dan aplikatif di lapangan. (*)