Polresta Surakarta Bertindak Tegas, 33 Suporter Persis Diamankan, Flare dan Petasan Disita Polisi

Laporan: Tedy M
SURAKARTA | SUARAGLOBAL.COM – Polresta Surakarta bergerak cepat mengamankan puluhan suporter saat pertandingan BRI Liga 1 antara Persis Solo melawan Dewa United di Stadion Manahan, Sabtu malam (16/5/2026). Sebanyak 33 suporter diamankan karena diduga membawa flare, smoke, petasan, kembang api hingga minuman keras ke area stadion.
Pengamanan ketat dilakukan aparat gabungan demi memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman dan kondusif. Sejak pintu masuk stadion dibuka, petugas telah melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap setiap penonton yang hadir.
Namun di tengah meriahnya pertandingan, aparat masih menemukan sejumlah suporter yang nekat membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion. Mayoritas suporter yang diamankan diketahui berasal dari luar Kota Solo.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kabagops Kompol Wahyu Joko Nugroho menjelaskan bahwa tindakan pengamanan dilakukan untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.
“Dalam kegiatan pengamanan pertandingan Persis Solo melawan Dewa United, petugas mengamankan sebanyak 33 orang suporter yang kedapatan membawa barang-barang terlarang berupa flare, smoke, petasan, kembang api serta minuman keras,” ujar Kompol Wahyu.
Dari tangan para suporter tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang cukup mencolok. Di antaranya 23 buah flare, dua smoke ukuran besar, lima smoke ukuran kecil, dua petasan flare, sembilan petasan atau kembang api, serta satu botol minuman keras merek McDonald.
Menurut polisi, keberadaan flare dan petasan di dalam stadion sangat berbahaya karena dapat memicu kepanikan hingga mengganggu jalannya pertandingan. Selain menghasilkan asap pekat, flare juga berpotensi menyebabkan kebakaran maupun cedera terhadap penonton lain.
Tak hanya itu, konsumsi minuman keras dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat memicu keributan dan gangguan kamtibmas di area pertandingan sepak bola.
Seluruh suporter yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolresta Surakarta untuk menjalani pendataan, pemeriksaan, serta pembinaan oleh Satreskrim. Setelah diberikan pembinaan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya, sebagian besar suporter akhirnya dipulangkan.
Sementara itu, dua orang yang kedapatan membawa minuman keras langsung diproses melalui tindak pidana ringan (Tipiring) oleh Sat Samapta sesuai aturan yang berlaku.
Kompol Wahyu juga mengingatkan seluruh pendukung sepak bola agar tetap menjaga sportivitas serta mematuhi aturan saat mendukung tim kesayangannya di stadion.
Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi hiburan sekaligus ajang pemersatu masyarakat, bukan malah memicu gangguan keamanan akibat penggunaan flare, petasan ataupun minuman keras.
“Sepak bola adalah hiburan dan pemersatu. Mari bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar pertandingan dapat berjalan lancar serta memberikan kenyamanan bagi seluruh penonton,” pungkasnya.
Meski sempat diwarnai pengamanan terhadap suporter, pertandingan tetap berlangsung lancar. Dalam laga tersebut, Persis Solo sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Dewa United di hadapan ribuan pendukungnya di Stadion Manahan. (*)








Tinggalkan Balasan