Laporan: Wahyu Widodo

KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Musibah kebakaran menghanguskan dua rumah milik warga di Dusun Cabean Kulon RT 027 RW 005, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026) siang sekitar pukul 11.30 Wib. Saat peristiwa terjadi, kedua rumah dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang bekerja, sehingga kobaran api dengan cepat membesar tanpa sempat diketahui penghuni.

Dua rumah yang ludes terbakar diketahui milik Asfiah dan Tumadi. Api diduga pertama kali muncul akibat korsleting listrik di salah satu rumah sebelum akhirnya merembet ke bangunan di sebelahnya.

Warga sekitar baru menyadari kebakaran setelah kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari permukiman. Dalam waktu singkat, kobaran api semakin membesar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan.

Baca Juga:  Mapolsek Torjun Jadi Kelas Lapangan: Siswa TK Al-Mubarok Antusias Belajar Bersama Polisi

Material rumah yang sebagian besar berbahan kayu membuat api begitu mudah menyebar. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang semakin mempercepat rambatan api ke rumah di sampingnya sehingga situasi sempat membuat warga panik.

Di tengah kobaran api, warga juga sempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari barang-barang mudah terbakar yang berada di dalam rumah. Ledakan tersebut membuat kobaran api semakin ganas dan sulit dikendalikan.

Laporan warga langsung ditindaklanjuti petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang yang dibantu personel Damkar Kota Salatiga. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Baca Juga:  Viral ... Imron Gondrong Pria Beranting Ini Wajahnya Mirip Jokowi

Petugas berjibaku melakukan pemadaman dari berbagai sisi bangunan agar api tidak merembet ke rumah-rumah lain yang berada di kawasan permukiman padat tersebut. Setelah proses pemadaman dan pendinginan berlangsung cukup lama, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisasi.

Petugas Damkar Kabupaten Semarang, Anggi, mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah yang saat itu dalam keadaan kosong.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik. Kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam agar api segera dapat dilokalisasi dan tidak merembet ke bangunan lain. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun dua rumah mengalami kerusakan berat,” ujar Anggi.

Baca Juga:  Kapolri Ajak Buruh Solid Hadapi Tantangan Global, Targetkan Indonesia Emas 2045

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, hampir seluruh harta benda milik kedua korban tidak sempat diselamatkan karena api terlanjur membesar saat rumah dalam keadaan kosong.

Akibat kejadian itu, kedua rumah mengalami kerusakan berat dan nyaris tak menyisakan bagian yang bisa digunakan. Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut oleh petugas berwenang. (*)